Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi
fisiologis dan kesehatan kuda bendi di Alun-alun Satyanegara dan Car Free Day
Solo Baru Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam
pengambilan data adalah survei dengan teknik penentuan sampel purposive
sampling. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan
studi pustaka. Sampel yang digunakan adalah 63 ekor kuda dari 26 peternak.
Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah fisiologis (frekuensi detak jantung,
respirasi, dan suhu tubuh) dan kesehatan ternak (kerontokan rambut, warna mukosa,
leleran, dan riwayat penyakit kuda). Hasil penelitian menunjukkan lokasi kerja
tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi fisiologis kuda. Frekuensi detak
jantung kuda bendi di Alun-alun Satyanegara adalah 48,12±7,67 kali/menit dan
CFD Solo Baru adalah 37,70±10,74 kali/menit. Frekuensi respirasi kuda bendi di
Alun-alun Satyanegara adalah 46,70±9,06 kali/menit, CFD Solo Baru adalah
43,54±10,13 kali/menit. Suhu tubuh kuda bendi di Alun-alun Satyanegara adalah
37,13±0,18°C dan CFD Solo Baru 37,40±0,37°C. Mayoritas kuda bendi di Alun
alun Satyanegara memiliki mukosa normal sebesar 72,00%, tidak ada kerontokan
rambut, dan tidak ada leleran. Kuda bendi di CFD Solo Baru memiliki mukosa
normal sebesar 55,27%, tidak ada kerontokan rambut, dan tidak ada leleran.
Riwayat penyakit yang paling sering dialami adalah kembung, diare, dan pilek.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah kuda bendi yang bekerja di Alun-alun
Satyanegara dan CFD Solo Baru tidak berbeda terhadap kondisi fisiologis. Kondisi
fisiologis suhu tubuh kuda bendi di Kabupaten Sukoharjo termasuk dalam rentang
normal, untuk frekuensi respirasi dan detak jantung berada di atas frekuensi normal.
Kondisi kesehatan kuda bendi di Kabupaten Sukoharjo baik.