Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan Games Based Learning dengan media interaktif Wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar, (2) meningkatkan kemampuan berpikir kritis tentang keragaman budaya dan kearifan lokal siswa kelas IV SD Negeri Klegenrejo, (3) meningkatkan hasil belajar tentang keragaman budaya dan kearifan lokal siswa kelas IV SD Negeri Klegenrejo, (4) mengidentifikasi kendala dan solusi dalam penerapan model Games Based Learning dengan media interaktif Wordwall. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kolaboratif bersama guru kelas IV SD Negeri Klegenrejo sebagai pelaksana tindakan dan peneliti sebagai perencana dan perancang penelitian. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model Games Based Learning dengan media Wordwall dilakukan melalui enam langkah, yaitu: (a) mempersiapkan game, (b) menjelaskan konsep dengan Wordwall, (c) menjelaskan aturan, (d) memainkan game, (e) merangkum, dan (f) refleksi; (2) model ini meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dari 84,30% (siklus I), 86,75% (siklus II), hingga 88,00% (siklus III); (3) hasil belajar kognitif IPAS meningkat dari 35?n 50% (siklus I), menjadi 55?n 85% (siklus II), dan mencapai 95% (siklus III); (4) kendala yang dihadapi meliputi: (a) guru kesulitan mengarahkan ketertiban, (b) siswa tidak membagi tugas, (c) siswa belum mampu presentasi, (d) siswa kurang aktif, (e) siswa kurang percaya diri, (f) waktu pembelajaran melebihi batas, (g) siswa lebih fokus pada media, dan (h) siswa mengganggu kelompok lain. Solusi yang diterapkan adalah: (a) membuat kesepakatan kelas, (b) guru mengarahkan pembagian tugas, (c) membimbing siswa saat presentasi, (d) mengingatkan pentingnya keaktifan diskusi, (e) menjelaskan aturan permainan secara jelas, (f) memberikan motivasi dan ice breaking, (g) menetapkan batas waktu secara tegas, dan (h) memberikan arahan serta ketegasan kepada siswa.