Sus kering merupakan salah satu jenis
produk choux pastry yang memiliki karakteristik cenderung bertekstur
renyah, memiliki lubang rongga dan rasa yang gurih. Inovasi sus kering dengan penambahan pasta
cokelat saat ini tergolong umum dari berbagai merk komersial. Brem memiliki cita rasa yang khas manis dan
asam, digunakan sebagai bahan penunjang pengisi kue sus kering pasta cokelat. Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan brem terhadap
karakteristik fisikokimia, aktivitas antioksidan, dan penerimaan sensoris pada
produk kue sus kering isi pasta cokelat. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan One Way ANOVA dan dilanjutkan ui Duncan’s Multiple
Range Test (DMRT) dengan taraf signifikasi 5%. Pengujian
fisikokimia dan penerimaan sensoris terhadap perlakuan penambahan brem 0%
(kontrol), 25%, 50%, dan 75%.
Kue sus kering pasta cokelat dengan penambahan brem pada perlakuan kontrol
tertinggi pada uji lemak (18,80), uji abu (14,58), uji pH (7,17). Perlakuan
penambahan brem 50% tertinggi pada pengujian viskositas (5.005x106),
uji sensoris pada parameter aroma, tekstur dan rasa. Perlakuan penambahan brem
75% tertinggi pada uji warna nilai L (29,79), nilai b* (9,51), uji kadar air
(10,08), total padatan terlarut (8,10) dan aktivitas antioksidan (23,49). Analisis
kelayakan ekonomi menunjukkan bahwa usaha produksi sus kering cokelat brem
layak dikembangkan, ditunjukkan dengan B/C Ratio sebesar 1,15, nilai BEP
sebesar 828 kemasan/bulan, dan Pay Out Time selama 6 bulan. Penambahan
brem meningkatkan nilai gizi dan sensoris kue sus cokelat, serta usaha layak
dijalankan.