Serai wangi (Cymbopogon
nardus L.) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki
kandungan senyawa utama geraniol, citronellal, dan citronellol yang memiliki beragam
manfaat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimalkan pertumbuhan, hasil
panen, kuantitas dan kualitas minyak atsiri serai wangi dengan pengaplikasian
pupuk kandang kambing dan mengatur interval penyiraman. Penelitian percobaan
ini dilaksanakan selama 3,5 bulan penanaman (November 2024 – Maret 2025) di
dalam greenhouse yang berlokasi di
Lab Pertanian UNS Jumantono, Karanganyar, Jawa Tengah. Tanaman hasil penanaman
kemudian didestilasi untuk mengambil minyaknya kemudian dilakukan identifikasi senyawa
fitokimia minyak atsiri menggunakan GC-MS (Gas
Chromatography-Mass Spectrometry). Percobaan dilaksanakan dengan rancangan
lingkungan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor dan 4
ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang kambing (0, 10, 20, dan 30
ton.ha-1) dan faktor kedua adalah interval penyiraman (setiap hari,
3,5 dan 7 hari sekali). Analisis data dilakukan menggunakan analisis keragaman
dan dilanjutkan uji lanjut berganda Duncan dengan taraf 5% ditambahkan dengan
uji regresi dan korelasi. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan
hanya mempengaruhi peubah bobot kering tajuk dan kandungan senyawa fitokimia
minyak atsiri. Pemberian pupuk kandang kambing dosis 30 ton.ha-1
dapat meningkatkan tinggi tanaman, luas daun, klorofil b dan total, bobot segar
tajuk, serta bobot segar dan kering akar. Pemberian pupuk kandang kambing 20
ton.ha-1 memberikan jumlah daun dan anakan per rumpun tertinggi. Dosis
pupuk kandang kambing 10 ton.ha-1 dapat meningkatkan kandungan klorofil a. Interval
penyiraman setiap hari dapat meningkatkan bobot segar tajuk serta bobot segar
dan kering akar. Kombinasi perlakuan pupuk kandang kambing 30 ton.ha-1
dan penyiraman setiap hari menghasilkan bobot kering tajuk tertinggi dan
meningkatkan kandungan senyawa citronellal dan citronellol. Kombinasi perlakuan
pupuk kandang kambing 30 ton. ha-1 dan interval penyiraman 3 hari
sekali dapat meningkatkan persentase rendemen minyak atsiri serai wangi.