Perubahan iklim merupakan persoalan yang tidak dapat dihindari
akibat pemanasan global dan akan berdampak luas
terhadap aspek kehidupan. Masalah lingkungan terkait perubahan iklim perlu
diminimalisir yaitu dengan kegiatan Program Kampung Iklim. Program Kampung Iklim
(ProKlim) merupakan program nasional yang dikembangkan
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program Kampung Iklim mempunyai
tujuan yaitu mendorong partisipasi aktif
masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal adaptasi dan
mitigasi guna meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, dan
pengurangan emisi gas rumah kaca. Penelitian ini dilaksanakan di Desa
Kertonatan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui
tingkat penerapan gaya kepemimpinan partisipatif ketua ProKlim dalam Program
Kampung Iklim, mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam Program
Kampung Iklim, dan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan partisipatif
terhadap partisipasi masyarakat dalam Program Kampung Iklim. Metode penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Sampel
yang dijadikan responden dalam penelitian adalah sebanyak 97 orang menggunakan
teknik convenience sampling. Analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) gaya kepemimpinan
partisipatif ketua Program Kampung Iklim (ProKlim) di Desa Kertonatan Kecamatan
Kartasura Kabupaten Sukoharjo berada pada kategori baik, 2) partisipasi
masyarakat dalam Program Kampung Iklim (ProKlim) di Desa Kertonatan Kecamatan
Kartasura Kabupaten Sukoharjo termasuk dalam kategori baik, 3) terdapat
pengaruh signifikan antara gaya kepemimpinan partisipatif ketua Program Kampung
Iklim (ProKlim) terhadap partisipasi masyarakat di Desa Kertonatan Kecamatan
Kartasura Kabupaten Sukoharjo, dari hasil uji hipotesis diperoleh t hitung
sebesar 16,840 > nilai t tabel sebesar 1,985 dan menunjukan arah hubungan
positif. Saran untuk keberlanjutan ProKlim yaitu ketua ProKlim dapat melibatkan
seluruh anggota masyarakat dalam setiap tahapan program, mulai dari perencanaan
hingga pemanfaatan hasil, memastikan setiap suara didengar dan ide dihargai. Masyarakat
di Desa Kertonatan harus selalu siap terlibat dalam setiap kegiatan ProKlim,
mulai dari musyawarah perencanaan, pelaksanaan aksi adaptasi dan mitigasi,
hingga pemanfaatan hasil. Ketua ProKlim dan masyarakat harus saling bekerja
sama untuk memajukan ProKlim.