Bronis
chips atau keripik Bronis merupakan salah satu inovasi dari Bronis
panggang atau kukus. Alternatif bahan pensubstitusi terigu pada pembuatan Bronis
chips adalah tepung ketan hitam dan bubuk kayu manis untuk memperbaiki
karakteristiknya. Penelitian dan praktik produksi ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh formula tepung ketan hitam dan bubuk kayu manis terhadap
sifat organoleptik Bronis chips, nilai gizi, dan analisis ekonomi
produk. Formula bahan yang digunakan sebanyak tiga formula dengan perbedaan
yang terletak pada penambahan tepung ketan hitam (50 gram, 65 gram dan 80
gram), penambahan tepung terigu (49 gram, 33 gram dan 16 gram), dan penambahan
bubuk kayu manis ( 1 gram, 2 gram dan 4 gram). Parameter yang diamati adalah
kadar air, kadar abu, kadar karbohidrat, kadar protein, kadar lemak, kadar
serat pangan total, perhitungan kalori, dan organoleptik (rasa, aroma, tekstur,
warna, dan overall). Hasil organoleptik (Uji hedonik) dianalisis menggunakan Uji Normalitas dan Kruskal
Wallis. Data yang beda nyata, di uji lanjut menggunakan Pairwise
Comparison. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula tepung ketan hitam
dan bubuk kayu manis memberikan pengaruh beda nyata terhadap aroma, rasa dan overall.
Perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan F2 (65% : 33% : 2%) dengan kadar
air 4,91%, kadar abu 0,02%, kadar karbohidrat 75,79%, kadar protein 2,84%,
kadar lemak 16,44%, kadar serat pangan total 4,68%, dan kalori
436 Kkal/100 gram. Perhitungan ekonomi dengan harga jual produk 15.000
per kemasan, dengan BEP 761 unit, IRR 55%, NPV Rp 271. 118.173, B/C Ratio 1,51.
Inovasi produk dilakukan untuk meningkatkan harga jual.