Widyastuti. K8121080. Pembimbing I : Vera Sholeha, S.Pd., M.Pd. PENGARUH METODE STORYTELLING TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN ANAK
USIA 5-6 TAHUN. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret
Surakarta. Mei. 2025.
Masyarakat Pulau Jawa
yang dikenal sebagai masyarakat yang sangat menghargai adat istiadat,
keramahan, dan kesopanan, kini mulai kehilangan keramahtamahan dan perilaku
sopan santun. Hal tersebut juga terjadi kepada anak usia dini, khususnya pada
usia 5-6 tahun. Penelitian ini dilakukan karena adanya perilaku sopan santun
pada anak usia dini yang kurang optimal, terkhusus pada anak usia 5-6 tahun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode storytelling terhadap
perilaku sopan santun anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
eksperimen semu (quasi eksperimental research) dengan pendekatan
kuantitatif serta menggunakan desain one group pretest posttest design. Sumber
data penelitian ini meliputi perilaku sopan santun anak usia 5-6 tahun serta
pengaruh metode storytelling dengan menggunakan boneka jari. Teknik
pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh dengan jumlah
sampel sebanyak 30 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik observasi behavioral
checklist untuk mengamati dan mencatat perilaku sopan santun anak sebelum
perlakuan dan sesudah perlakuan. Teknik uji validitas yang digunakan adalah uji
validitas isi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan antara sebelum diberikan treatment atau perlakuan dan sesudah
diberikan treatment atau perlakuan. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa metode storytelling berpengaruh positif terhadap perilaku sopan
santun terhadap anak usia 5-6 tahun.