Bau badan merupakan masalah umum yang disebabkan oleh aktivitas bakteri pada keringat, salah satunya Staphylococcus aureus. Produk yang mampu menghilangkan dan mengurangi bau badan adalah deodoran. Deodoran berbahan sintetis yang umum di pasaran berisiko menimbulkan iritasi, sehingga dibutuhkan alternatif yang lebih alami dan aman. Deodoran alami berbahan dasar Sirih cina (Peperomia pellucida) dan tea tree oil dapat menjadi solusi pengganti deodoran sintetis karena bahan tersebut memiliki sifat antibakteri. Tugas akhir ini bertujuan agar mahasiswa mampu menciptakan produk; merancang, mengimplementasi, mengevaluasi strategi pemasaran; dan menganalisis kelayakan usaha produk deodoran spray. Metode yang digunakan meliputi proses pembuatan produk (studi pendahuluan, praktik langsung, pengujian), pemasaran produk, dan analisis kelayakan usaha. Produk deodoran spray memiliki target pasar usia 15-30 tahun. Pemasaran produk dilakukan secara offline dan online melalui WhatsApp, Instagram, Shopee, dan Tiktok. Deodoran spray terbuat dari ekstrak sirih cina dan tea tree oil memiliki manfaat untuk melawan bau badan dan mencerahkan kulit ketiak. Komposisi bahan deodoran spray terdiri dari 45 ml aquades, 4,8 ml tawas, 3 ml gliserin, 1,2 ml niacinamide, 1,2 ml ekstrak sirih cina, 0,6 ml tea tree oil, 0,6 ml phenoxyetanol, dan 3,6 ml PEG 40 HCO. Proses pembuatan produk dengan melakukan ekstraksi sirih cina dengan metode destilasi air, persiapan alat dan bahan, penimbangan, pencampuran, pengemasan, hingga produk jadi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa produk memiliki aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Staphylococcus aureus, stabil selama penyimpanan, serta mendapat respon positif dari konsumen dalam hal aroma, tekstur, dan desain kemasan. Analisis deodoran spray dengan jumlah produksi 50 buah dan harga jual per produk Rp 15.000 didapatkan penerimaan Rp 750.000; keuntungan Rp 203.729; R/C ratio 1,37>1; B/C ratio 0,37>0; BEP produksi 36; dan BEP harga Rp 10.925. Dapat disimpulkan bahwa usaha ini layak dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk alami yang aman, efektif, dan kompetitif di pasar kosmetik ramah lingkungan.