Penulis Utama : Manda Talitha Mahardika Yudianti
NIM / NIP : S532308025

Latar Belakang: Risiko obesitas sentral meningkat pada fase perimenopause akibat penurunan estrogen yang memengaruhi regulasi lapar-kenyang melalui penurunan leptin dan peningkatan ghrelin. Kondisi ini memicu food craving terus menerus yang mendorong untuk mengonsumsi makanan tertentu yang dapat menurunkan kualitas diet. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga berkontribusi pada penumpukan lemak. Aktivitas fisik merupakan salah satu metode yang direkomendasikan untuk mengurangi gejala perimenopause.Tujuan: Menganalisis hubungan antara food craving, kualitas diet dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas sentral pada wanita dengan gejala perimenopause.Metode: Studi cross-sectional menggunakan cluster random sampling yaitu kecamatan, kelurahan, Rukun Tetangga (RT),  dan purposive sampling. Responden berjumlah 125 wanita dengan gejala perimenopause. Data food craving dikumpulkan menggunakan Food Craving Questionnaire Trait-reduced (FCQT-r), kualitas diet diukur menggunakan Healthy Eating Index (HEI) yang didapatkan dari Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQFFQ), dan data aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Analisis data menggunakan uji Spearman dan regresi linear berganda.Hasil: 63,2% responden mengalami obesitas sentral, dan 40,5% responden dengan obesitas sentral kadang-kadang mengalami food craving. Responden dengan obesitas sentral (94,9%) dan tidak obesitas sentral (84,8%) memiliki kualitas diet yang sangat kurang. Selain itu, 40,5% responden dengan obesitas sentral dan 47,8% wanita tanpa obesitas sentral melakukan aktivitas fisik berat. Food craving (p<0,001), kualitas diet (p=0,001) dan aktivitas fisik (p=0,049) berhubungan signifikan dengan obesitas sentral. Setelah dikontrol oleh variabel perancu (tingkat pendidikan dan sosioekonomi), food craving (B=0,243; p=0,001), kualitas diet (B= -0,189; p=0,038), aktivitas fisik (B=0,000; p=0,527), tingkat pendidikan (B=0,570; p=0,570), sosioekonomi (B= -3,445; p=0,048) secara simultan berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas sentral (p<0,001).Kesimpulan: food craving dan kualitas diet berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas sentral pada wanita perimenopause di Kota Bukittinggi, sedangkan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan yang signifikan setelah dianalisis dengan variabel lain secara simultan

×
Penulis Utama : Manda Talitha Mahardika Yudianti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S532308025
Tahun : 2025
Judul : Hubungan Food Craving, Kualitas Diet dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas Sentral pada Wanita dengan Gejala Perimenopause di Kota Bukittinggi
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Pascasarjana - 2025
Program Studi : S-2 Ilmu Gizi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Food Craving, Kualitas Diet, Obesitas Sentral, Perimenopause
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : http://-
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Kusnandar, M.Si
2. Vitri Widyaningsih, dr., M.S., Ph.D
Penguji : 1. Prof. Dono Indarto, dr., M.Biotech.St, Ph.D., AIFM
2. Dr. Budiyanti Wiboworini., dr., M.Kes., Sp,GK
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.