Agar pelayanan dalam
perpustakaan yang diberikan maksimal, maka pustakawan dituntut untuk dapat
mengimbanginya dengan meningkatkan kompetensi dalam kinerja. Upaya dalam
meningkatkan kompetensi pustakawan yaitu melalui pendidikan dan pembelajaran
mengenai perpustakaan dalam bentuk workshop,
seminar, diklat. UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno merupakan
perpustakaan plus yang dimana memiliki layanan khusus mengenai Bung Karno. Oleh
karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi pustakawan agar dalam memberikan
layanan disertai dengan pengetahuan dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan di UPT Perpustakaan Proklamator Bung
Karno berupa kelas pembelajaran yang meningkatkan kompetensi pustakawan serta
mengetahui kendala yang dihadapi saat pelaksanaan kegiatan tersebut. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data
observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno melakukan kegiatan
yang meningkatkan kompetensi pustakawan yaitu kegiatan Kelas Sinau Bung Karno
(SINGO). Kegiatan yang berbentuk kelas pembelajaran ini diikuti pustakawan UPT
Perpustakaan Proklamator Bung Karno dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman pustakawan
mengenai Bung Karno. Kendala yang dihadapi saat pelaksanaan yaitu jadwal yang
sering berbenturan dengan jadwal kegiatan perpustakaan lainnya, kurang hadirnya
pustakawan sebagai peserta dikarenakan: izin, sedang melayani pemustaka di
layanan.