Latar Belakang: Menurut WHO, kebisingan di tempat kerja menjadi salah satu
penyebab utama gangguan pendengaran permanen yang tidak dapat dipulihkan
(WHO, 2021). PT. X Sragen merupakan perusahan yang beroperasi di bidang
tekstil. Pada survei awal pengukuran kebisingan di area produksi bagian spinning
intensitas kebisingan yang melebihi nilai ambang batas yakni 95.1 dBA dan
pengukuran audiometri pada pekerja didapatkan hasil bahwa nilai ambang dengar
tidak normal pada telinga kanan (8 dari 10 pekerja) dan telinga kiri (7 dari 10
pekerja).
Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara
intensitas kebisingan, masa kerja dan penggunaan alat pelindung telinga dengan
ambang dengar pekerja area spinning di PT X Sragen.
Metode: Jenis penelitian menggunakan pendekatan observasional analitik dengan
penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 60 pekerja area spinning PT. X
Sragen. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran audiometri, pengukuran
kebisingan, dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis
bivariat (uji rank spearman) dan analisis multivariat (uji regresi ordinal).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ambang dengar pekerja mengalami
gangguan pendengaran sedang pada telinga kanan (66,7%) dan telinga kiri (63,3%).
Hasil uji menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara intensitas
kebisingan dengan ambang dengar telinga kanan (p=0,027) telinga kiri (p=0,046),
masa kerja dengan ambang dengar telinga kanan (p=0,001) telinga kiri (p=0,001),
dan penggunaan APT dengan ambang dengar telinga kanan (p=0,001) telinga kiri
(p=0,001). Hasil uji regresi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan hanya
pada masa kerja dengan ambang dengar telinga kiri (p=0,001).
Simpulan: Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
intensitas kebisingan dengan ambang dengar, masa kerja dengan ambang dengar
dan penggunaan APT dengan ambang dengar pekerja area spinning di PT X Sragen.
Hasil uji regresi menunjukkan bahwa masa kerja berhubungan terhadap ambang
dengar pekerja pada telinga kiri.