Lutung jawa (Trachypithecus auratus) merupakan salah satu jenis primata
prioritas yang dilindungi di Indonesia. Lutung jawa termasuk ke dalam kategori
rentan atau vulnerable (VU) karena populasinya mengalami penurunan akibat
degradasi habitat. Penelitian mengenai karakteristik habitat serta penggunaan ruang
horizontal lutung jawa di Hutan Lindung Coban Talun penting untuk dilakukan
sehingga dapat mengetahui pergerakan lutung jawa serta komponen habitat pada
kawasan tersebut. Pengambilan data dilakukan pada kawasan Hutan Lindung
Coban Talun (HLCT) Kota Batu, Provinsi Jawa Timur pada bulan Agustus hingga
September 2024. Penelitian ini menggunakan matode analisis vegetasi (anveg)
yang dibagi ke dalam tiga tingkat elevasi (1365-1465, 1465-1515, 1515-1600 mdpl)
serta minimum convex polygon (MCP) untuk mengetahui luas pergerakan kelompok
lutung jawa. Pengambilan plot dilakukan dengan purposive sampling sebanyak 19
plot secara bersarang dengan penempatan tersebar. Pengamatan untuk mengetahui
luas pergerakan kelompok dilakukan pada pukul 07.00-17.00 WIB. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada kawasan HLCT ditemukan total 40 jenis tumbuhan
tingkat pohon dan tiang dengan jenis yang mendominasi adalah salam badak
(Acmena acuminatissima), ceri hutan (Prunus javanica), langsepan (Aglaia
odorata), kenunang (Cordia myxa), serta jurang (Ficus jurang) untuk tingkat
pohon, kemudian juga jenis ceri hutan (Prunus javanica) dan jurang (Ficus jurang)
untuk tingkat tiang. Kelompok lutung jawa pada kawasan HLCT memiliki daerah
jelajah seluas 8,5 ha dengan jumlah total individu 12 ekor serta jarak pergerakan
harian kelompok rata-rata 336,67 m. Terdapat kecenderungan pergerakan
kelompok menuju pada tepi kawasan HLCT serta memiliki potensi untuk bergerak
di luar kawasan yang dekat dengan ladang pertanian. Penelitian lebih lanjut
mengenai luas daerah jelajah dari kelima kelompok lutung jawa lain yang terdeteksi
berada di area HLCT dan pengaruh dari habitatnya, serta kemungkinan perubahan
perilaku lutung jawa penting untuk dilakukan demi pembaharuan informasi yang
lebih akurat.