Alya Syakila Woretma, G0022019, 2025. Perbandingan Indeks Massa Tubuh pada Pasien Kanker Endometrium dan Perdarahan Uterus Abnormal di RSUD Dr. Moewardi. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang: Kanker endometrium termasuk dalam salah satu kanker ginekologi paling sering terjadi pada wanita dan masih terus meningkat di Indonesia serta perdarahan uterus abnormal dengan obesitas dan IMT sebagai faktor risiko penting. Namun, penelitian yang membandingkan IMT antara kedua kondisi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan IMT pada pasien kanker endometrium dan pasien PUA. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan data rekam medis pasien dengan keluhan utama abnormal uterine bleeding yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji bivariat dengan teknik Chi-Square dan uji komparatif (t-test & mann-whitney) kemudian seluruh analisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasil: Dari 300 sampel yang didapatkan hanya 78 sampel memenuhi kriteria yang terdiri dari 39 pasien kanker endometrium dan 39 pasien PUA. Didapatkan IMT pada kelompok kanker endometrium memiliki mean 26,62 ±7,16, sedangkan kelompok PUA memiliki mean 23,70 ±3,64. Kedua kelompok tersebut memiliki selisih rata-rata sebesar 2,92 dengan p-value sebesar 0,027. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik indeks massa tubuh pada pasien kanker endometrium dan perdarahan uterus abnormal. Kata kunci: Indeks Massa Tubuh, IMT, Kanker Endometrium, Perdarahan Uterus abnormal, PUA