Adlina
Nurfauza, G0022003, 2025. Perbandingan Indeks Massa Tubuh antara PUA-O dengan
PUA akibat Kelainan Struktural pada Wanita Usia Reproduksi.Latar
Belakang: Perdarahan
Uterus Abnormal (PUA) merupakan penyebab utama morbiditas ginekologi pada satu dari
lima wanita usia reproduksi. Faktor yang dapat memengaruhi kondisi PUA adalah IMT.
Pasien
dengan IMT yang tinggi memiliki tingkat risiko kejadian PUA-O dan PUA akibat kelainan
struktural yang lebih tinggi dengan mekanisme yang berbeda. Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan IMT antara pasien PUA-O dan
pasien PUA akibat kelainan struktural pada wanita usia reproduksi.Metode:
Penelitian
ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional
menggunakan teknik purposive sampling yang dilakukan pada bulan Juni
hingga Juli 2025. Sampel yang digunakan adalah sejumlah 80 pasien di RSUD Dr.
Moewardi. Pengumpulan
data dilakukan dari data rekam medis. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik
dengan uji Mann Whitney U dan uji regresi logistik biner menggunakan
SPSS.Hasil:
Penelitian
ini terdapat 40 pasien PUA-O dan 40 pasien PUA akibat kelainan struktural.
Pasien PUA-O memiliki rata-rata IMT lebih tinggi, yaitu 26,58, sedangkan rata-rata
IMT pasien PUA akibat kelainan struktural adalah 22,88. Hasil uji Mann Whitney
U untuk IMT didapatkan nilai p=0,018 (p<0,05) dan uji regresi logistik
biner didapatkan nilai p=0,002 (p<0,05) yang bermakna terdapat perbedaan
yang signifikan antara IMT antara PUA-O dengan PUA akibat kelainan struktural
setelah dikontrol dari variabel perancu.
Simpulan:
Terdapat
perbedaan yang signifikan pada IMT antara PUA-O dengan PUA akibat kelainan
stuktural pada wanita usia reproduksi dengan nilai IMT didapatkan lebih tinggi
pada pasien PUA-O.