Tujuan
dari penelitian untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran komik
digital pada mata pelajaran matematika materi sistem pertidaksamaan linear dua
variabel di SMA. (3) mengetahui validitas pengembangan media pembelajaran komik
digital pada materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel di SMA. (3)
mengetahui kepraktisan media pembelajaran komik digital untuk digunakan pada
pembelajaran Matematika materi pertidaksamaan linear dua variabel di SMA. (4)
mengetahui keefektifan media pembelajaran komik digital Matematika pada
pembelajaran Matematika SMA materi pertidaksamaan linear dua variabel apabila
ditinjau dari hasil belajar siswa.
Jenis
penelitian ini adalah Research and Development (R&D).
Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri
dari tahap Analyze (analisis),
Design (desain), Development (pengembangan),
Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Teknik pengumpulan data dalam
penitilian ini menggunakan wawancara, angket, dan tes hasil belajar siswa.
Instrumen-instrumen yang digunakan adalah angket penilaian ahli materi dan ahli
media untuk mengetahui tingkat kevalidan komik, angket penilaian guru dan siswa
untuk mengetahui tingkat kepraktisan komik, dan tes hasil belajar untuk
mengetahui keefektifan media komik. Analisis data yang digunakan meliputi uji
validitas, uji kepraktisan, dan uji keefektifan menggunakan uji t. Penelitian
dan pengembangan ini menghasilkan media pembelajaran komik digital matematika
yang diimplementasikan kepada 36 siswa kelas X SMA Negeri 1 Boyolali tahun pelajaran
2025/2026. Hasil analisis instrumen-instrumen penelitian menunjukkan bahwa
media komik digital matematika valid digunakan pada pembelajaran berdasarkan
dari hasil penilaian ahli materi sebesar 82,66% dan penilaian ahli media
sebesar 85,33% yang memiliki kriteria sangat valid. Media komik digital
matematika praktis digunakan dalam pembelajaran matematika materi sistem
pertidaksamaan linear dua variabel. Hal ini ditunjukkan melalui hasil angket
penilaian guru sebesar 93,6% dan angket penilaian siswa sebesar 85,05% yang
memiliki kriteria sangat praktis. Media komik digital matematika tidak efektif
digunakan dalam pembelajaran materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel
karena hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang
menggunakan media pembelajaran komik digital Matematika tidak lebih baik dari
rata-rata hasil belajar siswa yang tidak menggunakan media komik Matematika
digital. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa media pembelajaran komik digital Matematika bersifat valid
dan praktis, namun tidak efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Matematika
SMA materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel.