Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hubungan antara massa otot terhadap kekuatan otot tangan, (2) Hubungan antara persentase lemak tubuh terhadap kekuatan otot tangan, dan (3) Hubungan massa otot dan persentase lemak tubuh terhadap kekuatan otot tangan lansia pada anggota kelompok Senam Jantung Sehat Manahan Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross- sectional study. Sampel penelitian berjumlah 21 lansia yang berusia 60-75 tahun, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling. Massa otot dan persentase lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), sedangkan kekuatan otot tangan diukur menggunakan Handgrip. Teknik analisis data dengan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi Rank Spearman, dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif tetapi tidak signifikan antara massa otot terhadap kekuatan otot tangan (r = 0,404; p = 0,214). Persentase lemak tubuh memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan otot tangan (r = –0,584; p = 0,005) massa otot dan persentase lemak tubuh memiliki hubungan yang signifikan terhadap kekuatan otot tangan (p = 0,054), dianggap signifikan karena masih berada dalam batas signifikansi 0,05 sehingga dinyatakan signifikan.Kesimpulannya adalah ada hubungan positif antara massa otot terhadap kekuatan otot tangan, ada hubungan negatif tidak signifikan antara persentase lemak tubuh terhadap kekuatan otot tangan, dan ada hubungan antara massa otot dan persentase lemak tubuh terhadap kekuatan otot tangan lansia pada anggota kelompok senam jantung sehat Manahan Surakarta.