Diwa Nawang Azzahra. O0122030. HUBUNGAN
ANTARA BODY MASS INDEX (BMI) DAN KEMAMPUAN KOGNITIF TERHADAP
KETERAMPILAN MOTORIK PADA ANAK FASE C DI SDN CINDEREJO. Skripsi. Surakarta:
Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret, Desember 2025. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Body Mass Index dengan
keterampilan motorik pada anak Fase C di SDN Cinderejo, mengetahui hubungan
antara kemampuan kognitif dengan keterampilan motorik pada anak Fase C di SDN
Cinderejo, dan mengetahui hubungan simultan antara BMI dan kemampuan kognitif
terhadap keterampilan motorik pada anak Fase C di SDN Cinderejo. Penelitian
menggunakan metode kuantitatif dengan studi korelasional dan merupakan
penelitian populasi. Sampel penelitian adalah seluruh anak SDN Cinderejo pada Fase
C, sejumlah 39 anak. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan pengukuran
untuk BMI diukur menggunakan BMI-for-age dan keterampilan motorik diukur
menggunakan Test of Gross Motor Development-3 (TGMD-3), sedangkan kemampuan
kognitif diukur menggunakan tes penalaran induktif. Uji reliabilitas
menunjukkan bahwa instrumen penalaran induktif memiliki koefisien reliabilitas
sebesar 0,704. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan
regresi linear berganda.Hasil
penelitian menunjukkan adanya hubungan
negatif yang signifikan antara BMI dan keterampilan motorik (r = -0,451; p =
0,004), serta hubungan positif yang signifikan antara kemampuan kognitif dan
keterampilan motorik (r = 0,480; p = 0,002). Secara simultan, BMI dan kemampuan
kognitif berpengaruh signifikan terhadap keterampilan motorik dengan kontribusi
sebesar 45,4% (R² = 0,454; F = 14,952; p = 0,000).
Simpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara BMI dan kemampuan
kognitif terhadap keterampilan motorik anak Fase C. Sebesar 45,4% variasi
keterampilan motorik dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan
54,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian