Penulis Utama : Muhammad Haidar Al Fatih
NIM / NIP : G0022138

Pendahuluan: Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu faktor utama penyebab kematian di Indonesia, dengan trauma abdomen sebagai jenis cedera yang kerap dijumpai pada korban. Dalam konteks forensik, Visum et Repertum (VeR) memiliki peran krusial dalam menentukan mekanisme serta penyebab kematian. Studi terdahulu mengindikasikan bahwa trauma abdomen lebih dominan terjadi pada bagian bawah perut, namun diperlukan pembaruan data untuk memperoleh gambaran yang lebih aktual dan komprehensif.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dan dilaksanakan di Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sampel diperoleh melalui teknik total sampling dari seluruh kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada periode 2019 2024 yang disertai data trauma abdomen dalam dokumen Visum et Repertum (VeR). Seluruh data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif untuk memperoleh gambaran pola dan karakteristik cedera abdomen pada korban.Hasil: Dari 135 kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas, sebanyak 47 kasus disertai trauma abdomen dengan total 68 temuan cedera. Seluruhnya merupakan trauma tumpul. Luka yang paling banyak dijumpai adalah luka lecet (66,18%), diikuti luka robek (20,59%) dan memar (13,24%). Distribusi cedera terbanyak ditemukan pada kuadran kanan atas (29,41%), disusul kuadran kiri bawah (27,94%), kanan bawah (23,53%), dan paling sedikit pada kuadran kiri atas (19,12%).Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa dari seluruh kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas yang diperiksa, trauma abdomen ditemukan pada sebagian kasus dan seluruhnya berupa trauma tumpul. Cedera yang paling sering dijumpai adalah luka lecet, diikuti luka robek dan memar, yang menggambarkan mekanisme benturan kuat sebagai penyebab utama. Distribusi anatomis trauma menunjukkan bahwa kuadran kanan atas merupakan lokasi yang paling sering mengalami cedera, disusul kuadran kiri bawah, kanan bawah, dan paling sedikit kuadran kiri atas. Temuan ini menegaskan bahwa pola trauma abdomen pada kecelakaan lalu lintas cenderung dipengaruhi oleh arah dan kekuatan benturan, serta mendukung pentingnya analisis topografi cedera dalam interpretasi forensik.

×
Penulis Utama : Muhammad Haidar Al Fatih
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : G0022138
Tahun : 2026
Judul : Gambaran Trauma Abdomen Korban Mati Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di RSUD Dr. Moewardi
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : S-1 Pendidikan Dokter
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Kata Kunci: Kecelakaan lalu lintas, Trauma abdomen, Gambaran Luka, Distribusi Luka, Visum et Repertum, RSUD Dr. Moewardi
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Wahyu Dwi Atmoko, dr., Sp.F
2. Nanang Wiyono, dr., M.Kes.
Penguji : 1. Herratri Wikan Nur Agusti, dr., M.Sc., Sp.FM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.