ABSTRAK Kevin Cahya Verdaus. C0209018. 2015. Perempuan Dalam Kumpulan CerpenJangan Main-Main (dengan Kelaminmu) Karya Djenar Maesa Ayu: SebuahPendekatan Kritik Sastra Feminis. Skripsi: Program Studi Sastra Indonesia.Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimanapenggambaran tokoh perempuan dalam kumpulan cerpen Jangan Main-Main(dengan Kelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu? (2) Bagaimana pengklasifikasiancitra perempuan tersebut ke dalam jenis-jenis ketidakadilan gender?Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan dan mendeskripsikanpenggambaran tokoh perempuan dalam kumpulan cerpen Jangan Main-Main(dengan Kelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu; (2) Menjelaskan penggolongancitra perempuan tersebut ke dalam jenis-jenis ketidakadilan gender.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiankualitatif. Objek material dari penelitian ini kumpulan cerpen Jangan Main-Main(Dengan Kelaminmu), karya Djenar Maesa Ayu. Adapun objek formalnyameliputi citra perempuan dalam kumpulan cerpen Jangan Main-Main (denganKelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu, dan ketidakadilan gender dalam kumpulancerpen Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu.Sumber data penelitian ini adalah keseluruhan cerpen dalam kumpulan cerpenJangan Main-Main (dengan Kelaminmu) karya Djenar Maesa Ayu, yaitu JanganMain-Main (dengan Kelaminmu), Mandi Sabun Mandi, Menyusu Ayah, Moral,Cermin, Staccato, Saya di Mata Sebagian Orang, Saya Adalah SeorangAlkoholik!, Ting!, Penthouse 2601dan Payudara Nai Nai. Data dalam penelitianini adalah klausa, kalimat, rentetan peristiwa dalam masing-masing cerpen.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka (studipustaka) dengan pembacaan menyeluruh. Teknik pengolahan data melalui tigatahap, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulan dari penelitian ini adalah: (1) Penggambaran citra perempuandalam kumpulan cerpen Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu) mempunyai tigapencitraan yang mendominasi, meliputi citra perempuan kuat secara fisik danmental, perempuan yang keluar dari pakemnya serta perempuan sebagai sosokseorang ibu; (2) Ketidakadilan gender yang terdapat di dalam kumpulan cerpenini meliputi marginalisasi proses, subordinasi, stereotipe, kekerasan serta bebankerja.