Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara perpustakaan dan sumberdaya-nya mengembangkan budaya baca dan menulis bagi pemustaka.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif denganmetodologi fenomenologi dan participant observation. Pengolahan datadilakukan dengan coding dan editing. Hasil penelitian menunjukkanbahwa rendahnya budaya baca pemustaka di perguruan tinggi disebabkankarena faktor kurikulum yang ada tidak mendukung pengembanganbudaya baca dan menulis pemustaka, koleksi perpustakaan yang tidaklengkap, sarana ruang perpustakaan yang kurang nyaman, dan layananpustakawan yang kurang dapat membantu pemustaka dalam menemukansumber referensi yang dibutuhkan. Upaya yang dilakukan untukmengembangkan minat baca dan menulis pemustaka adalah denganlayanan mandiri di perpustakaan.