Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan LKSA Nur Hidayah dalam menumbuhkan sikap toleransi beragama pada anak di kalangan masyarakat. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah praktik sosial dari Pierre Bourdieu, rumus dari teori parktik sosial adalah (habitus+modal)x ranah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) teknik observasi tidak berpartisipasi yaitu pengumpulan data melalui pengamatan yang bersifat nonverbal (2) teknik wawancara tidak terstruktur, pengajukan pertanyaan secara meloncat-loncat dari waktu ke waktu atau dari topik satu ke topik yang lain (Slamet, 2006), (3) studi dokumentasi, dimana mendokumentasikan rekaman hasil wawancara kemudian dibuat sebuah transkip wawancara dari hasil rekaman dan catatan pribadi selama penelitian. Teknik pengambilan sample pada penelitian ini menggunakan sampel purposive. Validitas data menggunakan triangulasi sumber untuk membandingkan data Teknik analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) konsep habitus dapat dilihat melalui LKSA Nur Hidayah memberikan pembentukan sikap toleransi beragama pada anak yang diberikan melalui kajian dua kali dalam satu minggu selain itu LKSA Nur Hidayah mengajarkan tentang kehidupan beragama dan sosial, (2) modal sosial yang dilakukan LKSA Nur Hidayah dapat melahirkan sikap terbuka dan menerima perbedaan, kedamaian dan mentoleransi ketidaknyamanan hidup. Hal tersebut karena antara masyarakat dan LKSA Nur Hidayah saling percaya, menjalankan norma yang berlaku di masyarakat. LKSA Nur Hidayah membebaskan anak asuhnya untuk berteman dengan siapapun, tetapi tetap menjaga akidah diri sendiri dan tidak terpengaruh oleh orang lain, (3) modal budaya yang terwujud adalah masyarakat mengajak anak panti untuk gotong royong dan anak-anak mengikuti gotong royong dengan masyarakat, (4) Modal Simbolik merupakan palebelan atau penilaian terhadap orang lain, pendidikan warga yang cukup bagus dan memiliki pemikiran yang modern sehingga toleransi dapat tercipta diantara LKSA Nur Hidayah dengan masyarakat, (5) modal ekonomi erat kaitannya dengan finansial, kewajiban dari LKSA Nur Hidayah yaitu membiayai sekolah anak asuh dan membayar pengasuh serta mengadakan bakti sosial. Kata Kunci: Pembentukan Sikap, Toleransi, Toleransi Beragama, Anak