Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pemahaman dan bentuk sikap toleransi beragama mahasiswa FKIP UNS dalam kehidupan akademik dan non-akademik, dan (2) mengetahui hambatan dan tantangan yang dihadapi mahasiswa FKIP UNS dalam mewujudkan sikap toleransi beragama di lingkungan kampus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian meliputi informan mahasiswa FKIP UNS dari berbagai latar belakang agama, hasil observasi lingkungan kampus dan interaksi mahasiswa, serta dokumen pendukung yang relevan dengan kebijakan dan aktivitas keagamaan di lingkungan kampus. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa FKIP UNS memiliki pemahaman toleransi beragama sebagai sikap menerima dan menghargai perbedaan keyakinan tanpa memaksakan pandangan pribadi. Sikap toleransi beragama tersebut terwujud dalam kehidupan akademik melalui kerja sama lintas agama, etika dalam berkomunikasi, serta keterbukaan terhadap perbedaan perspektif dalam proses pembelajaran. Pada ranah non-akademik, sikap toleransi beragama tercermin melalui interaksi sosial sehari-hari, kepedulian terhadap praktik keagamaan teman lintas agama, serta kolaborasi antar organisasi keagamaan. Adapun hambatan yang dihadapi mahasiswa berkaitan dengan persepsi bahwa isu keagamaan merupakan topik sensitif sehingga cenderung dihindari. Sementara itu, tantangan terletak pada pengelolaan keberagaman agama di lingkungan kampus agar tetap terjaga secara harmonis dan berkelanjutan sebagai bagian dari identitas Kampus Pelopor dan Benteng Pancasila.