Penulis Utama : Safira Maharani Redhyndaputri
NIM / NIP : S802402009

Transisi menuju teknologi memasak bersih merupakan komponen penting dalam agenda keberlanjutan energi Indonesia serta komitmennya terhadap Sustainable Development Goal (SDG) 7. Kompor induksi menawarkan keunggulan signifikan dari sisi efisiensi energi, pengurangan emisi, dan kinerja lingkungan. Namun demikian, tingkat adopsinya di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan dengan kompor LPG konvensional. Model adopsi teknologi yang ada umumnya menekankan faktor kognitif dan rasional, sementara determinan emosional masih kurang dieksplorasi, khususnya dalam konteks teknologi memasak bersih pada tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model terintegrasi niat adopsi kompor induksi di Indonesia dengan memasukkan faktor emosional secara eksplisit ke dalam kerangka adopsi teknologi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif melalui survei terhadap pengguna kompor induksi di seluruh Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner daring dan dianalisis dengan metode Partial least squares–Structural equation modeling (PLS-SEM). Model penelitian mengintegrasikan emosi positif (kebanggaan, kepercayaan, dan kebahagiaan) serta emosi negatif (rasa bersalah, frustrasi, dan kekecewaan) sebagai antecedent dari emotional affect, yang selanjutnya memengaruhi perceived value dan niat rekomendasi. Variabel demografis yang meliputi usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pengeluaran rumah tangga digunakan sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional affect positif berpengaruh signifikan dan positif terhadap perceived value dan niat rekomendasi, sedangkan emotional affect negatif berpengaruh negatif terhadap kedua konstruk tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa respons emosional memainkan peran penting dalam membentuk evaluasi dan niat perilaku pengguna terhadap adopsi kompor induksi, melampaui pertimbangan fungsional maupun ekonomi semata. Penelitian ini berkontribusi pada literatur adopsi teknologi dengan memperluas model niat perilaku konvensional melalui integrasi faktor emosional secara eksplisit. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan produsen dalam merancang kebijakan, strategi komunikasi, serta inovasi produk yang responsif secara emosional guna mempercepat adopsi kompor induksi dan mendukung transisi energi berkelanjutan di Indonesia.Kata kunci: kompor induksi, adopsi teknologi, faktor emosional, nilai yang dipersepsikan, PLS-SEM

×
Penulis Utama : Safira Maharani Redhyndaputri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S802402009
Tahun : 2026
Judul : Pengembangan Model Intensi Adopsi Kompor Induksi Masyarakat Indonesia Dari Perspektif Emosional
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Teknik - 2026
Program Studi : S-2 Teknik Industri
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : kompor induksi, adopsi teknologi, faktor emosional, nilai yang dipersepsikan, PLS-SEM
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Retno Wulan Damayanti, S.T., M.T.
2. Ir. Renny Rochani, M.T., Ph.D.
Penguji : 1. Dr. Ir. Rahmaniyah Dwi Astuti, S.T., M.T.
2. Prof, Dr. Eng. Ir. Pringgo Widyo Laksono, S.T., M.Eng.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.