Penulis Utama : Dyah Pramusinto
NIM / NIP : E0022131

DYAH PRAMUSINTO, E0022131, KEDUDUKAN PERJANJIAN ARBITRASE DALAM SENGKETA KEPAILITAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG : NO. 254K/Pdt.Sus Pailit/2014). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan perjanjian arbitrase dalam penyelesaian sengketa kepailitan di Indonesia serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 254 K/Pdt.Sus-Pailit/2014 dalam menerapkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa serta Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Fokus penelitian diarahkan pada konflik norma yang muncul antara asas pacta sunt servanda dan otonomi para pihak dalam arbitrase dengan karakter kepailitan sebagai rezim hukum publik yang bersifat kolektif, serta implikasinya terhadap kewenangan absolut Pengadilan Niaga. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan sifat preskriptif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang- undangan, pendekatan kasus, pendekatan konseptual, dan pendekatan perbandingan. Bahan hukum yang dianalisis terdiri atas bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Analisis dilakukan secara deskriptif-preskriptif dengan pola pikir deduktif guna memperoleh pemahaman yang sistematis dan argumentatif terhadap permasalahan hukum yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan perjanjian arbitrase dalam sengketa kepailitan di Indonesia belum bersifat absolut akibat disharmonisasi pengaturan antara Undang-Undang Arbitrase dan Undang-Undang Kepailitan. Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 254 K/Pdt.Sus-Pailit/2014, hakim cenderung menerapkan pendekatan pro-arbitrase dengan menghormati klausul arbitrase sebagai perwujudan asas otonomi para pihak dan pacta sunt servanda, sehingga meniadakan kewenangan Pengadilan Niaga untuk memeriksa pokok perkara kepailitan yang bersumber dari sengketa kontraktual. Putusan tersebut mencerminkan kecenderungan judicial restraint dan menegaskan pentingnya harmonisasi pengaturan guna menjamin kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa kepailitan yang melibatkan perjanjian arbitrase.

×
Penulis Utama : Dyah Pramusinto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E0022131
Tahun : 2026
Judul : KEDUDUKAN PERJANJIAN ARBITRASE DALAM SENGKETA KEPAILITAN (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG: NO.254K/Pdt.Sus-Pailit/2014).
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2026
Program Studi : S-1 Ilmu Hukum
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Arbitrase, Harmonisasi Hukum, Kepailitan, Pacta Sunt Servanda.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Adi Sulistiyono, S.H., M.H
Penguji : 1. Prof. Dr. Al. Sentot Sudarwanto, S.H., M.Hum.
2. Dr. Tuhana, S.H., M.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.