Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana tingkat efektivitas implementasi kebijakan efisiensi anggaran belanja (sesuai Inpres No. 1 Tahun 2025) dalam mendukung pencapaian tujuan operasional pada KPP Pratama Jakarta Pasar Rebo selama periode Tahun Anggaran 2025, serta bagaimana strategi dan rekomendasi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas kebijakan efisiensi anggaran belanja guna meminimalkan selisih (varians) antara anggaran dan realisasi di masa mendatang.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas anggaran belanja dan pencapaian penerimaan pajak serta hubungan keduanya pada KPP Pratama Jakarta Pasar Rebo Tahun Anggaran 2025. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan saran strategis guna meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran dan optimalisasi penerimaan pajak di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui studi dokumentasi dan wawancara. Data sekunder berupa laporan anggaran belanja, realisasi belanja, estimasi dan realisasi penerimaan pajak, serta PNBP diperoleh dari Subbagian Umum dan Kepatuhan Internal KPP Pratama Jakarta Pasar Rebo. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan Bendahara dan Account Representative. Analisis dilakukan menggunakan Microsoft Excel 2013 dengan menghitung rasio efektivitas untuk menilai kinerja pengelolaan anggaran.Hasil penelitian menunjukkan efektivitas belanja pegawai berada pada kategori cukup efektif hingga efektif, sementara belanja barang dan total belanja masih berada pada kategori kurang efektif hingga tidak efektif. Efektivitas pendapatan pajak dan PNBP juga belum optimal. Rendahnya efektivitas dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran, keterbatasan aktivitas pengawasan dan pengadaan, serta karakteristik PNBP yang bersifat insidental. Diperlukan kebijakan peningkatan kualitas perencanaan dan pengendalian anggaran berbasis kebutuhan riil, monitoring berkala, serta optimalisasi pengawasan dan pembinaan Wajib Pajak secara selektif dan efisien untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran dan penerimaan.