Penguasaan bahasa Jawa krama alus di kalangan siswa sekolah dasar semakin menurun akibat dominasi bahasa Indonesia dan bahasa Jawa ngoko dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks basa krama alus, khususnya di SDN 1 Kebakan. Hasil observasi awal, wawancara, serta tes pratindakan menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memilih diksi yang sesuai unggah-ungguh, menulis fonem secara tepat, serta menyusun kalimat yang efektif dan logis. Dari 25 siswa kelas V, sebanyak 23 siswa (92%) memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70, sehingga diperlukan inovasi model pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks basa krama alus melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL), yang dirancang untuk memberi pengalaman belajar berbasis proyek, kerja kolaboratif, dan pemecahan masalah nyata. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mencakup observasi aktivitas siswa dan guru, wawancara, dokumentasi, serta tes unjuk kerja menulis. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan menulis siswa setelah diterapkannya model PjBL. Pada siklus I, terjadi peningkatan aktivitas belajar dan pemahaman konsep krama alus, namun ketuntasan belajar belum mencapai target. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, termasuk peningkatan bimbingan, penajaman penggunaan diksi krama, dan pendampingan dalam penyusunan teks, sebagian besar siswa mencapai nilai tuntas sesuai KKM. Proses pembelajaran menjadi lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna, ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam aspek penulisan fonem, ketepatan diksi, kelogisan kalimat, serta penggunaan kapitalisasi dan tanda baca. Dengan demikian, penerapan model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks basa krama alus siswa kelas V SDN 1 Kebakan. Model ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga menumbuhkan motivasi, partisipasi, serta apresiasi siswa terhadap bahasa dan budaya Jawa.