Membaca permulaan pada anak usia dini merupakan
proses belajar yang bersifat ilmiah dan membutuhkan pendekatan yang
menyenangkan agar anak tidak merasa tertekan dalam mengenal huruf. Kemampuan membaca
permulaan memiliki peran yang
sangat penting bagi anak usia dini karena menjadi fondasi utama dalam menunjang
keberhasilan pembelajaran pada jenjang sekolah dasar. Kemampuan membaca
permulaan dipengaruhi juga oleh beberapa faktor seperti faktor fisiologis,
intelektual, psikologis, dan lingkungan. Pemberian lingkungan belajar yang
nyaman, pembelajaran yang menyenangkan dengan media pembelajaran yan memadai. Namun dalam observasi awal yang
dilakukan terdapat cukup banyak anak yang belum mampu untuk membaca permulaan.
Peneliti bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Terdapat
sebagian besar anak yang masih belum sesuai dengan indikator tersebut.
Berdasarkan hasil observasi pada TK Negeri Pembina Sukoharjo secara keseluruan
kelompok B2 terdiri dari 20 anak, 5 diantaranya sudah berkembang dengan baik
kemampuan membaca permulaannyaPendekatan dalam penelitian ini merupakan
Penelitian Tindakan Kelas atau PTK (Classroom Action Research). 1. Perencanaan
(planning), 2. Tindakan (action), 3.Pengamatan (observation), dan 4 refleksi
(refleksion). Sumber data yang digunakan menggunakan data kualitatif dan data
kuantitatif. teknik uji validitas yang digunakan adalah teknik uji validitas
kuanlitatif dan kuantitatifKemampuan anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina
menunjukkan bahwa sebelum tindakan 5 dari 20 (20%) anak dinyatakan tuntas, pada
siklus I 9 dari 20 (45%) anak dinyatakan tuntas, dan pada siklus II 16 dari 20
(80%) anak dinyatakan tuntas Penerapan media buku interaktif mampu meningkatkan
kemampuan membaca permulaan
pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Sukoharjo Peningkatan kemampuan
membaca permulaan pada anak dibuktikan meningkatnya capaian pada setiap
indikatornya sesuai dengan target ketuntasan yang telah ditetapkan peneliti.
Kendala utama adalah perbedaan
karakteristik anak yang memengaruhi suasana
kelas. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan membuat anak
maju secara bergantian.