Dhini Fitrah Salsabila Susilo. K7122085. Pembimbing: Dr. Murwani Dewi Wijayanti, M. Pd. Analisis Pola Asuh Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter dan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SDN 6 Panjer. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. Januari 2026.Tujuan penelitian ini untuk 1) Mendeskripsikan pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter siswa kelas V SD Negeri 6 Panjer. 2) Mendeskripsikan pola asuh orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 6 Panjer. 3) Menganalisis kendala dan solusi dari pola asuh orangtua terhadap pembentukan karakter dan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 6 Panjer. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu orang tua, guru, dan peserta didik kelas V SD Negeri 6 Panjer. Data yang digunakan yaitu data kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber. Pada analisis data menggunakan teknik analisis menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar orang tua siswa kelas V SD Negeri 6 Panjer menerapkan pola asuh demokratis, yang ditandai dengan komunikasi yang terbuka, keterlibatan orang tua dalam aktivitas anak, serta pendampingan belajar yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Pola asuh demokratis berkontribusi positif terhadap pembentukan karakter siswa, seperti sikap disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan kemandirian. Selain itu, pola asuh ini juga berdampak pada prestasi belajar siswa yang cenderung baik, baik dari aspek akademik maupun sikap belajar. Sementara itu, sebagian kecil orang tua menerapkan pola asuh permisif, yang ditandai dengan pemberian kebebasan yang besar dengan pengawasan yang terbatas, sehingga berdampak pada kurang optimalnya pembentukan karakter dan prestasi belajar siswa. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu orang tua dalam mendampingi anak, perbedaan pola komunikasi dalam keluarga, serta kurangnya konsistensi dalam penerapan aturan. Solusi yang dilakukan antara lain peningkatan komunikasi antara orang tua dan guru, pendampingan belajar di rumah, serta penguatan peran keluarga dalam pembinaan karakter anak.