Afiq Naufal Faliki. K7122009.
Pembimbing: Drs. Wahyudi, M.Pd. PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING
(PjBL) BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN
HASIL BELAJAR IPAS TENTANG BAGAIMANA KITA HIDUP DAN BERTUMBUH PADA SISWA KELAS
V SD NEGERI 1 TAMANWINANGUN TAHUN AJARAN 2025/2026. Skripsi, Surakarta,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Maret
2026.Penelitian ini bertujuan untuk: (1)
mendeskripsikan langkah-langkah model ProjectaBasedaLearning (PjBL) berbantuan multimedia interaktif, (2) meningkatkan kreativitas, (3)
meningkatkan hasil belajar IPAS, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi dalam
pembelajaran. Penelitian ini merupakan PTK kolaboratif. Subjek penelitian ialah
guru dan siswa kelas V SDN 1 Tamanwinangun tahun ajaran 2025/2026 yang
berjumlah 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,
analisis dokumen dan tes.
Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Proses analisis data menggunakan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)
penerapan model ProjectaBasedaLearning (PjBL) berbantuan
multimedia interaktif dilaksanakan dengan langkah-langkah,
yaitu: (a) menentukan pertanyaan
mendasar dengan multimedia interaktif, (b) membuat perencanaan proyek dengan
multimedia interaktif, (c) menyusun jadwal kegiatan pelaksanaan proyek, (d)
menyelesaikan proyek dengan fasilitas dan monitoring guru, (e) membuktikan
hasil proyek dan mempresentasikannya, dan (f) mengevaluasi proses dan hasil
proyek. (2) penerapan model ProjectaBasedaLearning (PjBL) berbantuan
multimedia interaktif dapat meningkatkan kreativitas siswa
kelas V SD Negeri 1 Tamanwinangun tahun ajaran 2025/2026 pada siklus
I = 79,62%, siklus II = 86,31%, dan
siklus III = 91,37%. (3) penerapan model ProjectaBasedaLearning (PjBL) berbantuan
multimedia interaktif dapat meningkatkan hasil belajar IPAS
materi bagaimana kita hidup dan bartumbuh pada siswa kelas V SD Negeri 1
Tamanwinangun tahun ajaran 2025/2026 pada siklus I = 57,14%, siklus II = 90,48%,
dan siklus III = 100%. (4) Kendala yang dialami selama
penelitian yaitu: (a) guru belum sepenuhnya menghubungkan materi pelajaran
dengan pengalaman atau situasi nyata siswa, (b) suasana kelas tidak kondusif
pada saat guru memberikan penjelasan mengenai proyek yang akan dibuat, (c)
siswa sulit ketika diberi arahan untuk membentuk sebuah kelompok, (d) kerja
sama siswa dengan teman satu kelompok kurang, (e) produk yang dibuat oleh
setiap siswa masih memiliki beberapa kekurangan, (f) perkembangan proyek yang
dibuat oleh setiap kelompok tidak selalu terpantau, (g) siswa belum terbiasa
untuk berpendapat dan mempresentasikan. Adapun solusi dari kendala-kendala
tersebut, yaitu: (a) guru mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa,
(b) guru mengajarkan siswa untuk menghargai orang lain yang sedang berbicara,
(c) guru memberikan bimbingan kepada siswa dalam pembentukan kelompok, (d) guru
memberikan arahan mengenai cara pembagian tugas agar kerja sama tim terlaksana
dengan baik, (e) guru meminta siswa untuk mengecek progres proyek agar
kekurangan bisa diminimalisir, (f) guru mengajak siswa mempunyai inisiatif
untuk melaporkan kemajuan dari setiap produk yang mereka buat, (g) siswa
hendaknya meminta bimbingan guru agar lebih berani menyampaikan pendapatnya dan
semangat melaksanakan kegiatan presentasi.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah
model ProjectaBasedaLearning (PjBL) berbantuan
multimedia interaktif dapat meningkatkan kreativitas dan
hasil belajar IPAS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Tamanwinangun tahun ajaran
2025/2026.