Penelitian ini
bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan langkah-langkah
penerapan model Project
Based Learning (PjBL) dengan
multimedia, (2) meningkatkan keterampilan proses sains tentang organ tubuh
manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari, (3) meningkatkan hasil
belajar IPAS tentang organ tubuh manusia
pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari, dan (4) mendeskripsikan
kendala dan solusi dalam penerapan model Project
Based Learning (PjBL) dengan
multimedia. Penelitian ini merupakan
penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan selama tiga siklus.
Subjek penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas V SD Negeri 2
Karangsari. Data yang digunakan berupa data kualitatif
dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara,
dokumentasi, dan tes. Validitas
data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data
dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian
menyatakan bahwa: (1) penerapan model Project Based
Learning (PjBL) dengan multimedia dilaksanakan melalui langkah: (a) menentukan
pertanyaan mendasar berdasarkan multimedia; (b) merencanakan proyek berdasarkan
multimedia; (c) menyusun jadwal pembuatan proyek; (d) memonitor siswa saat
pembuatan proyek; (e) menguji hasil proyek yang telah; dan (f) mengevaluasi
proyek, (2) penerapan
model Project Based Learning (PjBL) dengan multimedia dapat meningkatkan
keterampilan proses sains tentang organ tubuh manusia pada siswa kelas V SD
Negeri 2 Karangsari yang dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi
keterampilan proses sains pada setiap siklus yaitu: siklus I = 74,66%, siklus
II = 83,19%, dan siklus III = 90,01%, (3) penerapan model Project Based
Learning (PjBL) dengan multimedia dapat meningkatkan hasil
belajar IPAS tentang organ tubuh manusia pada siswa kelas V SD Negeri 2
Karangsari yang dibuktikan hasil belajar ranah kognitif siklus I = 78,94%,
siklus II = 89,47%, dan siklus III = 96,74%, kemudian hasil belajar ranah
psikomotor yaitu siklus I = 76,22%, siklus II = 83,81%, dan siklus III =
89,20%, dan (4) kendala yang ditemukan dalam penelitian yaitu: (a) siswa kesulitan membagi waktu
selama kegiatan proyek; (b) siswa kesulitan memahami proyek dan belum mampu
menyusun jadwal pembuatan proyek; (c) beberapa siswa tidak terlibat dalam
kegiatan diskusi kelompok; (d) siswa belum memiliki pengalaman dalam membuat pop
up book, sehingga mengalami kesulitan dalam merancang elemen pop up;
(e) siswa kesulitan menyampaikan hasil proyek; dan (f) siswa kurang
memperhatikan teman yang sedang presentasi hasil proyek. Adapun solusi yang
dapat dilakukan untuk mangatasi kendala tersebut yaitu: (a) guru mengarahkan
supaya proyek dapat tepat waktu; (b) guru memberikan penjelasan lebih detail
mengenai langkah pembuatan proyek dan jadwal proyek; (c) guru mengarahkan siswa
dalam pembagian tugas proyek; (d) guru memberikan referensi visual dengan
menampilkan contoh proyek nyata; (e) guru mengarahkan dan membimbing siswa
selama kegiatan presentasi; dan (f) guru mengingatkan siswa untuk memperhatikan
kelompok yang sedang presentasi dan saling memberi tanggapan.
Kesimpulan penelitian ini
adalah model Project
Based Learning (PjBL) dengan multimedia dapat meningkatkan
keterampilan proses sains dan hasil belajar IPAS tentang organ tubuh manusia
pada siswa kelas V SD Negeri 2 Karangsari Tahun Ajaran 2024/2025.