Donat merupakan
produk pangan yang digemari oleh berbagai masyarakat kalangan usia. Namun,
kelemahannya terletak pada bahan dasar yang sebagian besar diimpor, sehingga diperlukan
pemanfaatan tepung alternatif berbasis umbi-umbian yang mudah diperoleh di
Indonesia, seperti kentang dan singkong. Pengolahan produk pangan berbasis
umbi-umbian masih terbatas, sehingga perlu dilakukan diversifikasi untuk
meningkatkan nilai tambahnya. Salah satu pendekatan adalah dengan membuat donat
yang disubstitusi menggunakan tepung kentang dan mocaf sebagai cara mewujudkan
diversifikasi pangan berbasis umbi-umbian. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh variasi formulasi donat yang disubstitusi dengan tepung
kentang dan mocaf terhadap karakteristik fisik, kimia dan organoleptik.
Rancangan yang akan digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan perbedaan komposisi tepung terigu, tepung kentang, dan Mocaf yaitu
A1(100; 0; 0), A2 (80; 10; 10), A3 (70; 15; 15), A4 (60; 20; 20) A5 (50; 25;
25) dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi karakteristik fisik seperti warna dan
daya pengembangan, karakteristik kimia seperti kadar abu, kadar air, kadar
protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, serta uji organoleptik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa variasi formulasi donat berbahan dasar tepung
kentang dan mocaf berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan panelis
terhadap (warna, rasa, aroma, tekstur, dan overall). Formula terbaik
yaitu formula donat 60 g tepung terigu, 20 g tepung kentang, 20 g mocaf.
Formulasi donat berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fisik (warna/lightness
dan daya pengembang), karakteristik kimia (kadar lemak, dan kadar
karbohidrat). Namun, tidak berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fisik
(daya pengembang, redness, dan yellowness), karakteristik kimia
(Kadar air, kadar abu, kadar protein, dan kadar serat kasar).