Penulis Utama : Kamelia Dwi Jayanti
NIM / NIP : T652208007

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik titik layu permanen tanaman bawang merah pada berbagai tekstur tanah, pengaruh pemberian amelioran terhadap potensial matriks titik layu permanen, serta menentukan batas kritis ketersediaan air tanah dan strategi irigasi yang efisien. Pendekatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan penggunaan nilai pF konvensional dan rekomendasi irigasi umum yang belum sepenuhnya merepresentasikan respons bawang merah terhadap cekaman air. Penelitian dilaksanakan dalam 3 tahap. Tahap 1 dan 2 dilaksanakan di screen house dengan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial, sedangkan tahap 3 dilaksanakan di lahan dengan menggunakan rancangan split plot. Penelitian menggunakan berbagai tekstur tanah, yaitu pasir (sand), lempung berpasir (sandy loam), lempung (loam), lempung berdebu (silt loam), dan liat (clay) dengan perlakuan cekaman air, ameliorasi tanah, serta strategi irigasi defisit berbasis fraksi deplesi. Parameter yang diamati meliputi respons layu tanaman, dinamika suhu tanah, sifat fisik tanah, evapotranspirasi, pertumbuhan dan hasil bawang merah, serta efisiensi penggunaan air. Data dianalisis menggunakan ANOVA kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa titik layu permanen bawang merah berbeda nyata antar tekstur tanah dan tidak selalu terjadi pada pF 4,2. Pada tanah bertekstur sand, layu permanen terjadi pada potensial matriks yang lebih rendah, sedangkan pada tanah bertekstur lebih halus terjadi pada potensial matriks yang jauh lebih tinggi, bahkan mendekati kondisi kering oven. Pemberian amelioran cenderung menurunkan potensial matriks titik layu permanen, meskipun pengaruhnya tidak signifikan. Nilai fraksi deplesi bawang merah yang diperoleh berdasarkan titik layu permanen aktual tanaman juga berbeda antar tekstur tanah dan tidak sepenuhnya sejalan dengan nilai acuan FAO. Strategi irigasi berpengaruh terhadap pertumbuhan, hasil, dan efisiensi penggunaan air. Penyiraman penuh tanpa defisit menghasilkan pertumbuhan dan hasil umbi tertinggi, namun dengan konsumsi air yang besar dan efisiensi penggunaan air yang rendah. Sebaliknya, irigasi defisit terkontrol, khususnya hingga batas AD+(50%AD) pada fase generatif, mampu meningkatkan water use efficiency dan irrigation water productivity tanpa penurunan hasil yang signifikan. Penambahan amelioran dan pemupukan terpadu berkontribusi terhadap perbaikan sifat fisik tanah dan peningkatan efisiensi penggunaan air. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan air bawang merah perlu dilakukan secara spesifik terhadap tekstur tanah dan fase pertumbuhan tanaman, serta didukung oleh pengelolaan tanah yang tepat. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan strategi irigasi presisi dan berkelanjutan pada budidaya bawang merah, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya air.

×
Penulis Utama : Kamelia Dwi Jayanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T652208007
Tahun : 2026
Judul : Penentuan Tititk Layu Permanen pada Berbagai Tekstur Tanah dan Kombinasinya dengan Amelioran sebagai Pedoman Aplikasi Irigasi Defisit pada Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var. Aggregatum)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-3 Ilmu Pertanian
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Titik layu permanen, tekstur tanah, amelioran, bawang merah
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://www.jeeng.net/Integrating-water-management-and-organic-amendments-to-enhance-shallot-yield-and,214754,0,2.html
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Ongko Cahyono, M.Sc.
2. Komariah, STP., M.Sc. Ph.D
3. Prof. Dr. Ir. Mujiyo, SP.,MP.
Penguji : 1. Ir. Dwi Priyo Ariyanto S.P., M.Sc., Ph.D.
2. Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.