Penulis Utama : Selvia Sutriana
NIM / NIP : T652208011

Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) merupakan salah satu komoditi hortikultura kelompok sayuran strategis di Indonesia yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena dibutuhkan masyarakat sebagai bumbu masakan dan kesehatan. Penelitian pada kajian I, II dan IV dilaksanakan di lahan gambut Desa Alah Air Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti. Lokasi penelitian terletak pada titik koordinat 00°59'42.28230"N, 102°40'52.71890"E, dengan ketinggian 5,5 m dpl. Penelitian pada kajian III dilaksanakan di Laboratorium Vahana Scientific, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Sedangkan untuk pelaksanaan analisis kandungan hara bokashi limbah sagu (kulit batang sagu, pelepah daun sagu, ampas sagu) dan analisis kandungan hara gambut sebelum dan setelah pemberian perlakuan pada Kajian I, II dan IV dilakukan di Laboratorium Central Plantation Services PT. Central Alam Resources Lestari di Kota Pekanbaru Provinsi Riau. Secara keseluruhan penelitian dilaksanakan pada bulan September 2023 sampai April 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kultivar bawang merah adaptif dan penggunaan amelioran yang tepat serta mendapatkan nilai atau kualitas metabolit sekunder bawang merah di lahan gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Amelioran limbah sagu (bokashi kulit batang sagu, pelepah daun sagu dan ampas sagu) memiliki kandungan unsur hara yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman. Kombinasi dolomit dosis 4,2 ton/ha + bokashi limbah sagu dosis 6 ton/ha meningkatkan jumlah umbi bawang merah pada kultivar Bima Brebes, Trisula dan SS Sakato, 2) Dolomit dosis 2 ton/ha + bokashi ampas sagu dosis 2-8 ton/ha pada kultivar Bima Brebes dapat meningkatkan ukuran umbi lebih besar, jumlah umbi per rumpun, berat umbi basah per rumpun, berat umbi kering per rumpun dan berat umbi kering per umbi. Dolomit dosis 2 ton/ha + bokashi ampas sagu dosis 2-8 ton/ha pada kultivar Trisula dapat meningkatkan jumlah umbi lebih banyak (ukuran kecil), berat umbi basah per rumpun, berat umbi kering per rumpun dan berat umbi kering per umbi. Dolomit dosis 2 ton/ha+bokashi ampas sagu dosis 2-10 ton/ha dapat meningkatkan jumlah umbi, berat umbi basah per rumpun, berat umbi kering per rumpun dan berat umbi kering per umbi, 3) Tiga kultivar bawang merah memiliki kandungan metabolit sekunder yaitu rendemen ekstrak tertinggi pada kultivar SS Sakato sebesar 12,17%. Ketiga kultivar mengandung flavonoid, fenol, terpenoid, dan steroid, kecuali SS Sakato yang tidak mengandung steroid. Kultivar Trisula menghasilkan total fenol dan flavonoid tertinggi, sedangkan Bima Brebes memiliki antosianin tertinggi. Kandungan quercetin tertinggi terdapat pada Trisula sebesar 24,03 mg/g, disusul Bima Brebes sebesar 15,52 mg/g, dan SS Sakato sebesar 14,94 mg/g. Nilai IC50 tertinggi dihasilkan oleh Bima Brebes sebesar 2790,13, walaupun hasil ini masih tergolong sangat lemah karena > 200 ppm, 4) Metode penanaman (langsung digambut dan polybag) terhadap tiga kultivar bawang merah dengan umur simpan umbi tiga bulan belum optimal terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah yang hasilkan.

×
Penulis Utama : Selvia Sutriana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T652208011
Tahun : 2026
Judul : Optimalisasi Pengembangan Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Pada Lahan Gambut di Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2026
Program Studi : S-3 Ilmu Pertanian
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Amelioran, bawang merah, limbah sagu, kultivar, metabolit sekunder
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://smujo.id/biodiv/article/view/21052 , https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1482/1/012001
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng
2. Prof. Dr. Ir. Edi Purwanto, M.Sc
3. Prof. Dr. Ir. Hasan Basri Jumin, M.S., M.Sc
Penguji : 1. Prof. Ir. Danar Praseptiangga, S.T.P., M.Sc., Ph.D
2. Prof. Dr. Ir. Mujiyo, S.P., M.P
3. Prof. Dr. Dewi Indriyani Roslim, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.