Perkembangan
anak usia dini merupakan proses yang berlangsung secara bertahap dan
berkesinambungan, mencakup berbagai aspek, salah satunya adalah perkembangan
kognitif. Pada usia 5-6 tahun, anak berada pada tahap praoperasional, di mana
kemampuan berpikir simbolik mulai berkembang, termasuk dalam mengenal lambang
bilangan. Kemampuan mengenal lambang bilangan menjadi dasar penting dalam
kesiapan anak untuk memahami konsep matematika pada jenjang pendidikan
selanjutnya. Namun, berdasarkan hasil observasi di TK Aisyiyah Cekel, kemampuan
anak dalam mengenal lambang bilangan masih tergolong rendah. Hal ini terlihat
dari masih adanya anak yang kesulitan membedakan lambang bilangan, mencocokkan
angka dengan jumlah benda, serta masih membutuhkan bantuan guru dalam
menyelesaikan tugas. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan media
pembelajaran yang kurang variatif dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media
kotak angka terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia 5-6 tahun.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode pre-exsperiment dengan desain one-group pretest-posttest design. Sumber data ini meliputi kemampuan
mengenal lambang bilangan kelas B4 TK Aisyiyah Cekel. Teknik pengambilan sampel
dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui
tes yaitu pretest dan posttest. Teknik uji validitas yang
digunakan yaitu validasi ahli (expert judgment) dan uji reliabilitas
menggunakan Uji Alpha Cronbach. Analisis data menggunakan analisis
deskriptif dan dilakukan uji hipotesis menggunakan Uji Paired Sample t-Test dengan
nilai (sig.<0,05). Pengolahan data menggunakan bantuan perangkat
lunak SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kotak angka
memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan, hal
ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 (sig.<0,05)
serta terdapat kenaikan nilai rata-rata pretest dan posttest dari
7.00 menjadi 12.89.