Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah
penerapan model ITCPS berbantuan media konkret, meningkatkan keterampilan
proses sains, meningkatkan hasil belajar IPAS, serta mengidentifikasi kendala dan
solusi dalam penerapannya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) kolaboratif yang dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 5 Kebumen tahun
ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian guru dan 21 siswa. Data penelitian
terdiri atas data kuantitatif berupa hasil belajar IPAS dan keterampilan proses sains,
serta data kualitatif berupa hasil observasi dan wawancara. Teknik pengumpulan
data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes, sedangkan uji validitas data
menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data dilakukan melalui tahap
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ITCPS
berbantuan media konkret dilaksanakan melalui lima langkah utama, yaitu
identifikasi masalah, perumusan masalah, investigasi berbantuan media konkret,
penjelasan hasil, dan refleksi. Penerapan model ini terbukti meningkatkan
keterampilan proses sains siswa, dengan rata-rata capaian meningkat dari 48% pada
pratindakan menjadi 63,3% pada siklus I, 71,21% pada siklus II, dan 86% pada
siklus III. Hasil belajar IPAS juga mengalami peningkatan signifikan, dari rata-rata
64,29 (42,86% tuntas) pada pratindakan menjadi 66,19–67,62 (47,62–61,90%
tuntas) pada siklus I, 71,90–75,23 (76,19% tuntas) pada siklus II, dan mencapai
85,2 (90,47% tuntas) pada siklus III. Kendala yang muncul meliputi kesulitan siswa
dalam merumuskan masalah dan hipotesis, pencatatan data yang belum sistematis,
serta keterbatasan waktu investigasi. Solusi yang diterapkan adalah bimbingan
intensif, pemberian contoh pertanyaan sederhana, penggunaan LKPD terstruktur,
serta pemanfaatan media konkret secara variatif.
Simpulan penelitian ini adalah bahwa penerapan model ITCPS
berbantuan media konkret efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains
dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 5 Kebumen, dengan kendala yang
dapat diatasi melalui strategi pendampingan dan penggunaan media yang tepat.