Peningkatan jumlah limbah plastik, khususnya botol PET, menuntut adanya
teknologi pengolahan yang efektif, aman, dan mudah diterapkan. Salah satu tahapan
penting dalam proses daur ulang adalah pencacahan plastik. Namun, komponen
mata pisau pada mesin pencacah mengalami beban yang tinggi selama operasi
sehingga perlu dirancang dengan kekuatan dan tingkat keamanan yang memadai.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang mesin pencacah plastik berbasis
sensor auto-stop serta menganalisis pengaruh variasi ketebalan mata pisau terhadap
respons strukturalnya.
Perancangan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan pengguna,
penyusunan House of Quality (HoQ), pengembangan dan seleksi konsep,
perwujudan desain, serta analisis komponen kritis menggunakan metode Finite
Element Method (FEM). Sistem yang dirancang terdiri atas rangka, sistem
penggerak, sistem transmisi, mekanisme pencacah, dan sistem kontrol berbasis
sensor auto-stop untuk meningkatkan keselamatan operasional.
Analisis struktural difokuskan pada mata pisau pencacah dengan variasi ketebalan
2 mm, 4 mm, dan 6 mm. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan
mata pisau menyebabkan penurunan tegangan dan deformasi serta peningkatan
faktor keamanan. Ketebalan 2 mm menghasilkan tegangan von Mises maksimum
sebesar 285,61 MPa dengan faktor keamanan minimum 0,88268 sehingga tidak
memenuhi kriteria keamanan. Ketebalan 6 mm memberikan tegangan dan
deformasi paling rendah serta faktor keamanan tertinggi sebesar 6,1401, namun
menghasilkan desain yang lebih berat dan cenderung konservatif. Sementara itu,
ketebalan 4 mm menghasilkan tegangan von Mises maksimum sebesar 90,639 MPa
dengan faktor keamanan minimum 2,7814 sehingga telah memenuhi kriteria
keamanan struktural sekaligus lebih efisien dibandingkan ketebalan 6 mm.
Berdasarkan hasil analisis, ketebalan mata pisau 4 mm direkomendasikan sebagai
desain optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara kekuatan
struktur, faktor keamanan, efisiensi material, dan performa operasional. Secara
keseluruhan, desain mesin pencacah plastik berbasis sensor auto-stop yang
dikembangkan telah memenuhi kebutuhan fungsional, keselamatan, dan kelayakan
teknis sehingga layak untuk dikembangkan lebih lanjut melalui proses manufaktur
dan pengujian eksperimental.