Roichan Maulana Hakim. K5122069.
Pembimbing: Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. PRIMARY YEARS PROGRAMME EXHIBITION
MENGEMBANGKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA AUTIS KELAS VI DI SEKOLAH DASAR INKLUSI
AL FIRDAUS SURAKARTA. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sebelas Maret Surakarta.Kepedulian sosial siswa autis di lingkungan inklusif
merupakan aspek perkembangan yang krusial namun belum banyak diteliti dalam
konteks program pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini mengkaji fenomena PRIMARY
YEARS PROGRAMME (PYP) Exhibition yang mengembangkan kepedulian
sosial siswa autis Kelas VI di SD Inklusi Al Firdaus Surakarta. Penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan
terdiri dari lima siswa autis Kelas VI, dua mentor, empat Guru Pendamping
Khusus (GPK), dan satu koordinator Exhibition yang dipilih secara purposive
sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pasif selama
seluruh tahapan program, wawancara semiterstruktur, dan analisis dokumen jurnal
Exhibition. Analisis data menggunakan model analisis Miles and Huberman
dan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member
checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PYP Exhibition
mengembangkan kepedulian sosial melalui empat dimensi Eisenberg (1996) secara bertahap
dan kausal: empati tumbuh melalui intensitas interaksi kelompok kecil,
mendorong penalaran prososial dalam perumusan aksi sosial, yang terwujud dalam
perilaku prososial spontan, dan diinternalisasi menjadi regulasi emosi. Faktor
pendukung meliputi desain kelompok kecil inklusif, scaffolding GPK, dan Inclusive
room; sedangkan faktor penghambat utama adalah fluktuasi emosi (mood
swing) dan keterbatasan atensi siswa autis. Temuan ini mengonfirmasi
dan memperluas teori Eisenberg ke konteks siswa autis dalam setting
inklusif berbasis proyek, sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan program
bergantung pada sinergi antara desain inklusif dan pendampingan personal yang
responsif. Penelitian ini memiliki keterbatasan bahwa subjek penelitian yang
terbatas pada satu sekolah dan lima siswa autis, sehingga generalisasi temuan
penelitian masih sangat terbatas.