Penulis Utama : Dila Okta Maharani
NIM / NIP : M0622019

Pemanfaatan tanaman daun sambung nyawa (Gynura procumbens) sebagai agen terapeutik terus meningkat, namun informasi mengenai toksisitas akutnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi toksisitas akut ekstrak etanolik daun sambung nyawa melalui uji in silico menggunakan ProTox 3.0 dan ECOSAR v2.2 serta uji in vivo pada embrio zebrafish menggunakan metode Fish Embryo Acute Toxicity (FET) berdasarkan OECD Test Guideline No. 236. Analisis in silico memprediksi toksisitas senyawa penyusun ekstrak, sedangkan uji in vivo dilakukan selama 96 jam dengan parameter mortalitas dan abnormalitas perkembangan embrio. Data mortalitas dianalisis menggunakan analisis probit untuk menentukan nilai LC₅₀-96 jam.Hasil in silico menunjukkan sebagian besar senyawa memiliki potensi toksisitas rendah hingga sedang, meskipun beberapa senyawa diprediksi memiliki toksisitas akuatik yang lebih tinggi. Uji in vivo menunjukkan peningkatan mortalitas dan abnormalitas embrio secara dose-dependent Nilai LC₅₀-96 jam yang diperoleh sebesar 368,787 ppm (95% CI: 326,726—408,658 ppm). Nilai NOAEL dan LOAEL masing-masing ditetapkan sebesar 150 ppm dan 300 ppm. Meskipun nilai LC₅₀ menunjukkan toksisitas akut yang rendah, berbagai abnormalitas perkembangan teramati pada konsentrasi di bawah LC₅₀, meliputi edema perikardium, edema yolk sac, cacat notokorda, edema ekor, kelainan bentuk tulang belakang, kelainan bentuk kepala atau mata, penyumbatan darah, serta hilang pigmentasi. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai LC₅₀ hanya merepresentasikan efek letal dan belum menggambarkan risiko developmental toxicity. Dengan demikian, ekstrak etanolik daun sambung nyawa memiliki toksisitas akut rendah berdasarkan nilai LC₅₀-96 jam, namun berpotensi mengganggu perkembangan embrio pada konsentrasi yang lebih rendah dari LC₅₀. Oleh karena itu, penilaian keamanan ekstrak tidak dapat hanya didasarkan pada parameter letalitas.

×
Penulis Utama : Dila Okta Maharani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : M0622019
Tahun : 2026
Judul : Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanolik Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens): Analisis in Silico Menggunakan Protox 3.0 dan Ecosar Serta in Vivo pada Model Embrio Zebrafish (Danio rerio)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. MIPA - 2026
Program Studi : S-1 Farmasi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Daun sambung nyawa; toksisitas akut; ProTox 3.0; ECOSAR v2.2; LC50; embrio zebrafish
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Link DOI : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. apt. Nestri Handayani, S.Si., M.Si.
2. apt. Fitrawan Hernuza Pribadi, S.Farm., M.Sc.
Penguji : 1. Dr. apt. Rita Rakhmawati, S.Farm., M. Si.
2. apt. Inayatush Sholihah, S.Farm., M.Clin.Pharm.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.