Edy Choirul Anam. K71222096. Pembimbing: Dr. Karsono, S. Sn., M. Sn.
REPRESENTASI PERILAKU PROSOSIAL PADA CERITA RAKYAT DALAM
BUKU AJAR BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR. Skripsi, Surakarta:
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, April 2026.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi perilaku
prososial dalam cerita rakyat yang terdapat pada buku teks pelajaran Bahasa Indonesia
Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
analisis isi. Sumber data terdiri atas teks cerita rakyat dalam buku teks Bahasa
Indonesia, dengan unit analisis meliputi kata, kalimat, dialog, dan paragraf yang
mencerminkan perilaku prososial. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis
dokumen menggunakan instrumen yang telah divalidasi melalui uji validitas isi. Proses
analisis melibatkan penentuan unit dan kategori berdasarkan teori perilaku prososial
yang dikemukakan oleh Eisenberg dan Mussen serta teori representasi Stuart Hall, yang
dilanjutkan dengan pengkodean, reduksi data, interpretasi, dan penyajian temuan
secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 kutipan yang
merepresentasikan perilaku prososial pada sembilan cerita rakyat yang dianalisis.
Representasi tersebut mencakup empat dimensi perilaku prososial, yaitu menolong
(helping) sebanyak 8 kutipan, berbagi (sharing) 6 kutipan, bekerja sama (cooperating)
5 kutipan, dan menghibur/empati (comforting) 5 kutipan. Masing-masing dimensi
dikonstruksikan melalui tiga model representasi intensional (11 kutipan), reflektif (7
kutipan), dan konstruksionis (6 kutipan). Model intensional menjadi model yang paling
dominan, diikuti reflektif dan konstruksionis. Kemunculan representasi tersebut terjadi
dalam berbagai konteks naratif, seperti interaksi antartokoh, dialog, konflik, dan
resolusi, meskipun intensitas dan pola representasinya bervariasi pada setiap teks.
Temuan ini mengindikasikan bahwa cerita rakyat dalam buku teks Bahasa Indonesia
berfungsi sebagai media representasi nilai-nilai prososial yang berpotensi mendukung
perkembangan karakter siswa.