Penulis Utama : Olivia Bunga Putri
NIM / NIP : S962208014

 ABSTRAKEFEK ANTI INFLAMASI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP PROGRESIFITAS KERUSAKAN GINJAL TIKUS MODEL SEPSIS (Sebagai Kajian Biomolekular TNF-α, NF-κB, NGAL Urin, dan Histologi Ginjal)Olivia Bunga Putri1, Arifin2, Dhani Redhono Harioputro3, Eti Poncorini Pamungkasari4 1)Residen Ilmu Penyakit Dalam FK Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi; 2)Divisi Intensive Care Penyakit Dalam FK Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi; 3)Divisi Tropik Infeksi Penyakit Dalam FK Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi; 4)Staff Pengajar FK Universitas Sebelas MaretLatar Belakang:  Sepsis merupakan kegawatdaruratan medis akibat respon imun tubuh terhadap infeksi yang dapat menyebabkan disfungsi organ dan mengancam jiwa. Kulit buah delima (Punica granatum L.) mengandung metabolit bioaktif berupa polifenol dan flavonoid dengan kadar tinggi yang memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh pemberian ekstrak etanol kulit buah delima terhadap progresifitas kerusakan ginjal tikus model sepsis yang ditinjau dari kadar TNF-α, NF-κB, NGAL urin, dan histologi ginjal.Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental in vivo post-test only with control pada 30 ekor tikus jantan (Rattus norvegicus) berumur 8 minggu dengan berat badan 180–200 gram yang dibagi menjadi lima kelompok. Pemeriksaan kadar TNF-α, NF-κB, dan NGAL urin dilakukan dengan metode ELISA, sedangkan derajat kerusakan ginjal dievaluasi melalui pemeriksaan histopatologi. Analisis data menggunakan uji ANOVA satu arah dilanjutkan uji Post Hoc pada taraf kemaknaan p<0,05.Hasil: Kadar TNF-α terendah ditemukan pada kelompok KP3 (6,40±0,33 pg/mL), kadar NF-κB terendah didapatkan pada kelompok KP3 (72,27±2,16 pg/mL), serta kadar NGAL urin terendah ditemukan pada kelompok KP3 (26,90±1,12 pg/mL). Skor histologi ginjal menunjukkan derajat kerusakan paling ringan pada kelompok KP3 (0,46±0,50), sedangkan kelompok KP4 menunjukkan skor kerusakan tertinggi (3,26±0,24). Uji Post Hoc menunjukkan perbedaan bermakna antar tiap kelompok perlakuan pada seluruh variabel (p<0,05). Pemberian kombinasi ekstrak etanol kulit buah delima dosis 300 mg/KgBB dengan Meropenem (KP3) menunjukkan efek paling optimal dalam menurunkan kadar TNF-α, NF-κB, dan NGAL urin, serta memperbaiki gambaran histologi ginjal dibandingkan pemberian ekstrak tunggal maupun antibiotik tunggal.Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol kulit buah delima terbukti mencegah progresifitas kerusakan ginjal pada tikus model sepsis, ditandai dengan penurunan kadar TNF-α, NF-κB, dan NGAL urin yang bermakna, serta perbaikan gambaran histologi ginjal. Kata Kunci: sepsis, kulit buah delima, Punica granatum, TNF-α, NF-κB, NGAL urin, histologi ginjal, cedera ginjal akut.

×
Penulis Utama : Olivia Bunga Putri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S962208014
Tahun : 2026
Judul : Efek Anti Inflamasi Ekstrak Etanol Kulit Buah Delima (Punica Granatum L.) Terhadap Progresifitas Kerusakan Ginjal Tikus Model Sepsis (Sebagai Kajian Biomolekular Tnf-α, Nf-κb, Ngal Urin, dan Histologi Ginjal)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : PPDS Ilmu Penyakit Dalam
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : sepsis, kulit buah delima, Punica granatum, TNF-?, NF-?B, NGAL urin, histologi ginjal, cedera ginjal akut
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Arifin, SpPD, KIC, FINASIM
2. Dr. dr. Dhani Redhono Harioputro, SpPD, KPTI, FINASIM
3. Prof. Dr. dr. Eti Poncorini Pamungkasari, M. Pd.
Penguji : 1. dr. Yulyani Werdiningsih, Sp.PD, SubSp.R(K), FINASIM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.