Septiana Dian
Pangesti.B0122073.2026. Tindak Tutur Ekspresif dalam Sandiwara Radio Bathik
Lan Pandemi Karya Tri Wahyuni di
Kanal Youtube Sandiwara Radio Bahasa Jawa (Kajian Pragmatik). Alasan
yang mendasari dilakukannnya penelitian ini, yakni adanya tindak tutur
ekspresif yang muncul dalam sandiwara radio bahasa Jawa karya Tri Wahyuni yang
berjudul Bathik lan Pandemi di kanal Youtube sandiwara bahasa Jawa. Konteks
keadaan yang diangkat dalam sandiwara pada masa pandemi covid sehingga dapat
memunculkan ekspresif khusus pada masa tersebut.Permasalahan
yang dibahas dalam penelitian ini bagaimanakah bentuk tindak tutur ekspresif
(i) Bagaimanakah maksud tindak tutur ekspresif (ii) Bagaimanakah pola hubungan
antara bentuk dan maksud tindak tutur ekspresif (iii) dalam sandiwara radio
bahasa Jawa karya Tri Wahyuni yang berjudul Bathik lan Pandemi di kanal Youtube
sandiwara radio bahasa Jawa? Tujuan penelitian ini mencakup tiga hal, yakni :
(i) mendeskripsikan bentuk Mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif (ii)
Mendeskripsikan maksud tindak tutur ekspresif (iii) Mendeskripsikan pola
hubungan antara bentuk dan maksud tindak tutur ekspresif dalam sandiwara radio
bahasa Jawa karya Tri Wahyuni yang berjudul Bathik
lan Pandemi di kanal Youtube sandiwara
bahasa Jawa ?Data penelitian ini berupa berupa dialog atau tuturan
pada Sandiwara Radio yang
berjudul Bathik lan Pandemi Karya Tri
Wahyuni di kanal youtube Sandiwara Radio Bahasa Jawa yang di dalamnya terdapat
bentuk, maksud, dan pola hubungan bentuk dan maksud tindak tutur ekspresif
bahasa Jawa beserta konteksnya. sumber data yang digunakan adalah video
Sandiwara Radio yang berjudul Bathik Lan
Pandemi karya Tri Wahyuni di kanal youtube
Sandiwara Radio Bahasa Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah
metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah
metode padan pragmatik. Kemudian dilanjutkan dengan analisis menurut spardley
yaitu yang berfokus pada domain, taksonomi, dan komponensial. Simpulan
penelitian ini adalah : (i) Ditemukan 3 jenis tindak tutur ekspresif yaitu
tindak tutur langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, tindak
tutur tidak langsung literal. (ii) Ditemukan 15 jenis maksud subtindak tutur
ekspresif yaitu mengeluh, berharap,
kesal, terima kasih, bersyukur, memuji, senang, pasrah, mengejek,
percaya diri, bingung, bela sungkawa, menolak, sedih , dan permohonan maaf.
(iii) bentuk tindak tutur akan mempengaruhi maksud tindak tutur ekspresif,
semakin jelas tindak tutur yang muncul akan semakin memperjelas maksud sehingga
mudah untuk dipahami. Dengan demikian, penggunaan tindak tutur ekspresif dalam
sandiwara radio ini cenderung mengutamakan kejelasan agar mudah dipahami oleh
pendengar.