Penulis Utama : Manggala Sariputri
NIM / NIP : S521808001

Latar Belakang: Pestisida telah digunakan secara luas pada bidang pertanian dalam pengendalian hama. World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa ada sekitar 5 juta kasus keracunan pestisida yang tidak disengaja dan 20.000 kematian per tahun akibat keracunan pestisida. Pestisida yang banyak direkomendasikan untuk bidang pertanian adalah golongan organofosfat. Mekanisme keracunan organofosfat adalah adanya penghambatan kerja enzim kolinesterase yang mengakibatkan akumulasi asetilkolin. Beberapa penelitian sebelumnya melaporkan adanya hubungan antara paparan pestisida di tempat kerja dengan gangguan pernapasan. Penelitian mengenai arus puncak ekspirasi (APE) sebagai parameter perubahan fungsi paru akibat pestisida pada petani masih terbatas.Tujuan: Studi potong lintang ini bertujuan untuk mencari hubungan aktivitas kolinesterase darah dengan APE dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi APE, serta  merumuskan suatu model yang dapat memprediksi APE diantara 76 petani sayur yang menggunakan pestisida di Selo, Boyolali.Metode:Data diperoleh dengan wawancara yang dipandu kuisioner dan pemeriksaan klinis. APE diukur menggunakan peak flow meter, sementara kadar kolinesterase diperiksa menggunakan metodeDeutsche Gessellschaftfur Klinische Chemie.Data dianalisis dengan menggunakan uji T tidak berpasangan dan uji Pearson yang dilanjutkan dengan model regresi multivariat. Hasil: Setelah dilakukan pemeriksaan, didapatkan sebanyak 75% subjek memiliki nilai APE yang abnormal. Kadar kolinesterase (r=0.17; p=0.145), indeks masa tubuh (r=0.10; p=0.391), kebiasaan merokok (p=0.69), penggunaan alat pelindung diri (p=0.146), dosis pestisida(p=0.098), lama kerja per hari (r=0.025; p=0.831), dan waktu terakhir penyemprotan (r=-0.1; p=0.400) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan APE. Sementara itu, usia (r=-0.46; p<0.001), tinggi badan (r=0.43; p<0.001), berat badan (r=0.32; p=0.005), frekuensi penyemprotan (r=-0.28; p=0.015), dan durasi penyemprotan (r=-0.36; p=0.002) memiliki hubungan yang signifikan dengan APE dan diperoleh suatu model persamaan yang memprediksi APE dengan R2=0.268 (p<0.001). Model yang diperoleh dapat bermanfaat dalam deteksi awal fungsi paru yang abnormal.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar kolinesterase darah dengan APE. Diperoleh suatu model persamaan yang memprediksi APE berdasarkan usia, berat badan, dan frekuensi penyemprotan dengan koefisien determinasi yang cukup. Kata Kunci: Paparan pestisida; arus puncak ekspirasi; kolinesterase, kesehatan kerja

×
Penulis Utama : Manggala Sariputri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S521808001
Tahun : 2020
Judul : Hubungan antara Aktivitas Kolinesterase Darah dengan Arus Puncak Ekspirasi pada Petani Sayur yang Menggunakan Pestisida Organofosfat di Kecamatan Selo, Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - Sekolah Pascasarjana - 2020
Program Studi : S-2 Kedokteran Keluarga
Kolasi :
Sumber : UNS-Sekolah Pascasarjana-S521808001
Kata Kunci : Paparan pestisida; arus puncak ekspirasi; kolinesterase, kesehatan kerja
Jenis Dokumen : Tesis lama (sebelum 2022)
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ari Natalia Probandari, dr.,MPH., PhD
2. Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si
Penguji : 1. Dr. Eti Poncorini Pamungkasari, dr., M.Pd
2. Dr. Isna Qadrijati, dr., M.Kes
Catatan Umum :
Fakultas : Sekolah Pascasarjana
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.