M. Nabil Ilhami Projo Mukti, G0022142, 2026. Pengaruh Terapi Massage
Sebelum Dan Sesudah Latihan Terhadap Kadar Asam Urat Dan Timbulnya DOMS
Pasca Latihan Eksentrik Akut
Latar Belakang: Peningkatan tren olahraga beriringan dengan risiko cedera otot,
salah satunya adalah Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) yang sering timbul
pasca latihan eksentrik akut. Latihan intensitas tinggi juga memicu stres metabolik
yang meningkatkan kadar asam urat. Sport massage merupakan salah satu
intervensi yang dipercaya dapat meminimalisir gejala tersebut, namun efektivitas
antara waktu pemberian sebelum atau sesudah latihan masih memerlukan kajian
lebih lanjut.
Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian sport massage yang
dilakukan sebelum dan sesudah latihan eksentrik akut terhadap timbulnya DOMS
dan kadar asam urat.
Metode: Penelitian ini merupakan eksperimental analitik dengan desain pre-post
test. Subjek penelitian terdiri dari 30 mahasiswa laki-laki Fakultas Kedokteran
Universitas Sebelas Maret (usia 18 tahun, IMT normal) yang dibagi ke dalam tiga
kelompok (n=10 per kelompok): kelompok kontrol (K), kelompok massage 5
menit sebelum latihan (P1), dan kelompok massage 1 jam sesudah latihan (P2).
Latihan eksentrik dilakukan dengan gerakan leg extension dan calf raise.
Pengukuran DOMS dilakukan 24 jam pasca latihan menggunakan Visual
Analogue Scale (VAS), sedangkan kadar asam urat diukur menggunakan GCU
meter. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut LSD
(alpha = 0,05).
Hasil: Terdapat perbedaan signifikan skor DOMS dan kadar asam urat antar
kelompok (p < 0,001). Rerata skor DOMS kelompok K (3,42 \pm 1,05) lebih tinggi
dibanding P1 (0,30 \pm 1,44) dan P2 (0,40 \pm 1,14). Rerata kadar asam urat
kelompok K (6,7 \pm 0,9 mg/dL) juga lebih tinggi dibanding P1 (3,3
\pm 1,4 mg/dL) dan P2 (2,4 \pm 1,4 mg/dL). Uji LSD menunjukkan tidak ada
perbedaan signifikan antara kelompok P1 dan P2 baik pada parameter DOMS (p
= 0,129) maupun asam urat (p = 0,162).
Simpulan: Pemberian sport massage efektif menurunkan intensitas DOMS dan
menekan peningkatan kadar asam urat pasca latihan eksentrik akut dibandingkan
tanpa intervensi. Namun, tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan
antara pemberian massage sebelum latihan maupun sesudah latihan.