Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Reminder
Card terhadap perilaku disruptif berupa memukul teman pada anak dengan Emotional
and Behavioral Disorder (EBD) di SLB E Bhina Putera Surakarta. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan metode Single Subject
Research (SSR) desain A-B-A yang terdiri atas fase baseline 1 (A1),
intervensi (B), dan baseline 2 (A2). Subjek penelitian adalah seorang
peserta didik laki-laki kelas III SDLB yang dipilih melalui teknik purposive
sampling berdasarkan kriteria munculnya perilaku disruptif secara berulang
selama pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan metode
pencatatan frekuensi (frequency tally) oleh tiga rater. Instrumen
dinyatakan valid dengan koefisien Aiken's V sebesar 0,75 dan reliabel dengan
nilai ICC sebesar 0,957. Analisis data menggunakan analisis visual dalam
kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase baseline
1 (A1), frekuensi perilaku memukul teman stabil pada angka 5 kali per sesi.
Setelah diberikan intervensi pada fase B, frekuensi menurun secara bertahap
hingga mencapai 3 kali pada sesi terakhir dengan mean level sebesar 3,875. Pada
fase baseline 2 (A2), frekuensi perilaku tetap stabil pada angka 3 kali
per sesi meskipun intervensi telah dihentikan, mengindikasikan adanya efek
residual dari intervensi. Persentase overlap antara fase A1 dan B sebesar 25%,
sedangkan antara fase B dan A2 sebesar 0%. Berdasarkan hasil tersebut,
disimpulkan bahwa media Reminder Card berpengaruh terhadap perilaku
disruptif pada anak dengan Emotional and Behavioral Disorder di SLB E
Bhina Putera Surakarta.