Permasalahan limbah kertas di Indonesia terus meningkat seiring tingginya konsumsi produk berbasis kertas dari sektor perkantoran, pendidikan, dan industri.Pengelolaan limbah kertas yang kurang optimal dapat menimbulkan penumpukansampah dan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan teknologi yang mendukung proses pengolahan dan daur ulang kertas secara efisien. Salah satu alatyang berperan penting dalam proses tersebut adalah mesin pencacah kertas (paper shredder), yang menggunakan sistem transmisi Pulley dan V-belt untukmentransmisikan daya dari motor penggerak ke mekanisme pencacah. Selamaproses operasi, kontak dan gesekan antara V-belt dan Pulley berpotensi menghasilkan panas yang dapat mempengaruhi kinerja dan umur pakai komponen.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi temperaturdan karakteristik kenaikan temperatur pada komponen pulley menggunakan metode transient thermal dengan bantuan perangkat lunak ANSYS Workbench. Hasilsimulasi menunjukkan bahwa temperatur pada Pulley meningkat secara bertahapakibat akumulasi panas pada area kontak, dengan temperatur maksimum mencapaisekitar 99,6 °C pada pulley kecil dan 41,3 °C pada Pulley besar pada waktu simulasi 3600 detik. Hasil tersebut kemudian divalidasi menggunakan pendekatan analitikmodel lumped capacitance. Evaluasi keamanan termal dari margin temperaturmenunjukkan bahwa temperatur operasi masih jauh di bawah batas temperaturoperasional pada material Pulley dan V-belt, sehingga sistem Pulley yang dianalisismasih berada dalam kondisi aman secara operasional. Dengan demikian, analisistransient thermal ini dapat memberikan gambaran karakteristik kenaikantemperatur pada sistem transmisi mesin pencacah kertas serta menjadi dasar dalamperancangan komponen yang lebih aman dan efisien.