Penulis Utama : Yuslikha Insania Rahma
NIM / NIP : B0122080

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: (i) Bagaimanakah bentuk alih kode dan campur kode bahasa Jawa yang terjadi dalam interaksi pembelajaran di TPA Baitul Ilmi Gondangsari, Juwiring, Klaten? (ii) Apa sajakah faktor yang melatarbelakangi terjadinya alih kode dan campur kode dalam konteks interaksi pembelajaran di TPA Baitul Ilmi Gondangsari, Juwiring, Klaten? Tujuan penelitian ini yaitu: (i) Mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode bahasa Jawa yang terjadi dalam interaksi pembelajaran di TPA Baitul Ilmi Gondangsari, Juwiring, Klaten. (ii) Mendeskripsikan faktor yang melatarbelakangi alih kode dan campur kode bahasa Jawa yang terjadi dalam interaksi pembelajaran di TPA Baitul Ilmi Gondangsari, Juwiring, Klaten. Data penelitian berupa tuturan atau percakapan antara siswa dan guru yang mengandung gejala alih kode dan campur kode beserta konteksnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap, lalu teknik lanjutan yang digunakan yaitu rekam dan catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dan metode padan. Teknik dasar metode agih adalah teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dengan teknik lanjutan penyisipan. Sedangkan teknik dasar metode padan adalah teknik Pilah Unsur Penentu (PUP) dengan teknik lanjutan Hubung Banding Mempersamakan (HBS) dan teknik Hubung Banding Memperbedakan (HBB).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pembelajaran di TPA Baitul Ilmi Gondangsari, Juwiring, Klaten melibatkan penggunaan alih kode dalam empat bentuk, yakni alih kode dari bahasa Jawa ragam ngoko ke dalam bahasa Indonesia, alih kode dari bahasa Jawa ragam krama ke dalam bahasa Indonesia, alih kode dari bahasa Jawa ragam krama ke dalam bahasa Jawa ragam ngoko, alih kode dari bahasa Jawa ragam ngoko ke dalam bahasa Jawa ragam krama. Penggunaan alih kode dilatarbelakangi oleh faktor status sosial, kompetensi kebahasaan, situasi/topik, fungsi direktif, serta edukatif. Sementara itu, campur kode ditemukan dalam wujud penyisipan kata dasar, kata jadian, perulangan kata, dan frasa, yang dipicu oleh peran sosial, prinsip kesopanan, serta keinginan penutur untuk memberikan penjelasan atau penafsiran. Secara keseluruhan, penggunaan variasi bahasa ini berfungsi sebagai strategi komunikasi yang menyesuaikan dengan konteks sosial dan kebutuhan bahasa di lingkungan TPA tersebut. 

×
Penulis Utama : Yuslikha Insania Rahma
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : B0122080
Tahun : 2026
Judul : Alih Kode dan Campur Kode dalam Interaksi Pembelajaran di Taman Pendidikan Al-Qur’an Baitul Ilmi Masjid Baitul Aziz Desa Gondangsari Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ilmu Budaya - 2026
Program Studi : S-1 Sastra Jawa
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Kata-kata kunci: Alih kode, campur kode, interaksi pembelajaran, Taman Pendidikan Al-quran (TPA), di Desa Gondangsari, kajian sosiolinguistik.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Yohanes Suwanto M.Hum.
Penguji : 1. Drs. Yohanes Suwanto M.Hum.
2. Prof. Dr. Sumarlam, M.S.
3. Prof. Dr. Wakit Abdullah Rais, M.Hum.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ilmu Budaya
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.