Usaha ternak kambing merupakan salah satu kegiatan ekonomi masyarakat pedesaan yang berpotensi dalam meningkatkan pendapatan keluarga peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan usaha ternak kambing, kontribusinya terhadap pendapatan keluarga, serta hubungan antara skala usaha dengan pendapatan dan kontribusi usaha ternak kambing di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive, dengan jumlah responden sebanyak 60 peternak. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis pendapatan, kontribusi, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usaha ternak kambing masih relatif rendah (Rp 1.390.350/8 ekor/tahun) dan memberikan kontribusi sebesar 2,31% terhadap pendapatan keluarga. Hasil analisis korelasi pearson menunjukkan bahwa adanya hubungan positif yang lemah antara skala usaha dan pendapatan peternak, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,269 pada tingkat kepercayaan 95%. Hubungan antara skala usaha dan kontribusi pendapatan menunjukkan hubungan positif yang sangat lemah antar keduanya, dengan koefisien korelasinya sebesar 0,098. Hal ini berarti bahwa jumlah ternak yang dimiliki peternak dapat meningkatkan pendapatan usaha ternak kambing dan kontribusi pendapatannya terhadap pendapatan keluarga peternak walaupun nilainya kecil. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa usaha ternak kambing masih bersifat usaha sampingan dan belum menjadi sumber utama pendapatan keluarga. Kesimpulan penelitian ini, usaha ternak kambing memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan keluarga.