Ruang publik berperan penting dalam mendukung pemenuhan hak anak melalui penyediaan ruang untuk bermain, beraktivitas, dan berinteraksi sosial. Dalam mendukung konsep Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), RTH publik perlu memiliki karakteristik yang dapat memenuhi kebutuhan anak sebagai pengguna ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesesuaian RTH publik sebagai ruang publik ramah anak di kawasan perkotaan Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif dengan metode kuantitatif. Lokasi penelitian meliputi Hutan Kota Gergunung dan Taman Lampion. Analisis dilakukan berdasarkan variabel keselamatan dan keamanan, kesehatan lingkungan, aksesibilitas, ketersediaan fasilitas, kenyamanan, dan pola pemanfaatan. Tingkat kesesuaian dianalisis menggunakan metode analisis skoring terhadap indikator ruang publik ramah anak dengan klasifikasi sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan Kota Gergunung memperoleh skor kesesuaian sebesar 50 dan Taman Lampion sebesar 53. Berdasarkan klasifikasi kelas kesesuaian, kedua RTH publik tersebut termasuk pada kategori sesuai sebagai ruang publik ramah anak. Hal tersebut menunjukkan bahwa kedua taman telah memiliki beberapa karakteristik yang mendukung kebutuhan anak, seperti ruang yang aman dan selamat, sehat, tersedia fasilitas bermain dan berolahraga, ruang beraktivitas dengan nyaman, dan elemen-elemen pendukung interaksi sosial. Akan tetapi, masih diperlukan peningkatan pada beberapa aspek, seperti penyediaan fasilitas kebersihan pada ruang taman untuk mendukung higienitas, aksesibilitas yang inklusif, fasilitas olahraga yang bervariasi, dan peningkatan kenyamanan pengguna melalui pemberian batas yang jelas antar area taman serta penguatan pengelolaan taman dan penyediaan area parkir yang memadai dengan berbagai fasilitas pendukung.