Penelitian
ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan: (1) nilai ekologi dalam cerita bertema
sendang pada buku seri Boyolali Kaya Cerita; (2) nilai budaya dalam
cerita bertema sendang pada buku seri Boyolali Kaya Cerita; (3) pemanfaatan
hasil penelitian nilai ekologi dan nilai budaya dalam cerita bertema sendang
pada buku seri Boyolali Kaya Cerita sebagai materi pengembangan flipbook
pembelajaran teks prosa fiksi di MAN 2 Boyolali. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif kualitatif dengan pendekatan ekokritik dan antropologi sastra. Data
dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang memuat nilai ekologi dan
nilai budaya dalam cerita bertema sendang pada buku seri Boyolali Kaya
Cerita. Selain itu, data juga diperoleh dari hasil angket wawancara dengan
dua guru Bahasa Indonesia di MAN 2 Boyolali untuk memvalidasi kelayakan flipbook
pembelajaran teks prosa fiksi pada aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan
kegrafikan, serta satu guru Informatika menguatkan validasi aspek penyajian dan
kegrafikan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.
Data penelitian dikumpulkan dengan teknik baca-catat, angket, dan wawancara.
Uji validasi dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi teori. Teknik
analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: pertama, ditemukan
lima nilai ekologi, yaitu pencemaran, bencana, pemukiman, binatang, dan bumi. Kelima nilai tersebut menunjukkan bahwa
sendang sebagai sumber kehidupan perlu dijaga kelestariannya melalui
pemanfaatan secara bijaksana, pelestarian lingkungan, serta pencegahan terhadap
pencemaran dan bencana. Kedua, ditemukan lima nilai budaya, yaitu nilai budaya hubungan dengan Tuhan,
alam, masyarakat, orang lain, dan diri sendiri. Kelima nilai budaya tersebut mencerminkan
pedoman sikap dan perilaku yang menjadi dasar kehidupan masyarakat. Ketiga, temuan nilai ekologi
dan nilai budaya tersebut dimanfaatkan sebagai bahan ajar berupa flipbook materi
hikayat dan cerpen berbasis cerita sendang.