Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1)
pengaruh model pembelajaran case based learning terhadap keterampilan
berpikir kritis peserta didik, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap
keterampilan berpikir kritis peserta didik, dan (3) interaksi antara model
pembelajaran dan motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kritis peserta
didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi
experiment menggunakan desain faktorial 2×3. Sampel penelitian ditentukan
menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan tes keterampilan berpikir kritis berbentuk uraian berbasis two-tier
dan angket motivasi belajar menggunakan skala Likert. Teknik uji
validitas instrumen dilakukan dengan validasi isi melalui expert judgement
oleh dua orang ahli yang dihitung menggunakan rumus Gregory, kemudian
dilanjutkan dengan uji coba instrumen. Instrumen tes dan angket yang telah
dinyatakan valid selanjutnya diuji menggunakan uji validitas butir dengan
korelasi Product Moment. Instrumen tes dianalisis kualitas butir soal
yang meliputi tingkat kesukaran dan daya beda soal. Uji reliabilitas instrumen
tes dan angket dihitung menggunakan rumus Alpha Cronbach. Analisis data
penelitian meliputi uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang
digunakan meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis
menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama dan dilanjutkan
dengan uji komparasi ganda metode Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan berpikir
kritis peserta didik dengan nilai F = 42,265 dan p < 0,001. Nilai Partial
Eta Squared sebesar 0,364 menunjukkan pengaruh dalam kategori besar dan
nilai Cohen's d sebesar 1,289 menunjukkan perbedaan rerata yang besar
antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Terdapat pengaruh motivasi
belajar terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan nilai F =
32,900 dan p < 0,001 serta nilai Partial Eta Squared sebesar 0,471
yang menunjukkan pengaruh dalam kategori besar. Terdapat interaksi antara model
pembelajaran dan motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kritis peserta
didik dengan nilai F = 4,480 dan p = 0,015 serta nilai Partial Eta Squared
sebesar 0,108 yang menunjukkan pengaruh dalam kategori sedang. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran case based learning
lebih efektif dibandingkan direct instruction dalam meningkatkan
keterampilan berpikir kritis peserta didik pada seluruh kategori motivasi
belajar.